Di Tengah Blokade Israel, Trump Singgung Kelaparan Massal di Gaza
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 16 Mei 2025 | 20:40 WIB
VISI.NEW | ABU DHABI – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza semakin memburuk dan menyebut 'banyak orang kelaparan' akibat blokade bantuan oleh Israel.
Pernyataan itu disampaikan Trump pada Jumat (16/5/2025), dalam konferensi pers di Abu Dhabi, UEA, di akhir kunjungan kenegaraannya ke kawasan Timur Tengah.
“Kami sedang melihat Gaza. Dan kami akan menanganinya. Banyak orang kelaparan,” kata Trump kepada wartawan.
Komentar ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran global setelah kolapsnya gencatan senjata dan pembatasan total bantuan kemanusiaan oleh Israel sejak awal Maret lalu. Organisasi-organisasi internasional, termasuk PBB dan WHO, telah memperingatkan bahwa Gaza kini mengalami krisis kelaparan dan kesehatan akut.
WHO melaporkan rumah sakit terakhir yang melayani pasien kanker dan jantung kini lumpuh total akibat serangan Israel pada 13 Mei. Sementara itu, lebih dari 70% wilayah Gaza dinyatakan zona terlarang oleh militer Israel.
Kelompok Hamas, yang menguasai Jalur Gaza dan ditetapkan sebagai organisasi teroris oleh AS dan Uni Eropa, menyebut bahwa pemulihan akses bantuan kemanusiaan adalah syarat minimum untuk melanjutkan perundingan.
Menanggapi itu, Trump di sela kunjungannya ke Qatar sempat menyarankan agar Gaza diubah menjadi 'zona kebebasan' dan dikendalikan oleh AS, sebuah usulan yang langsung ditolak Hamas dengan menegaskan bahwa 'Gaza tidak untuk dijual'.
Data Kementerian Kesehatan Gaza menyebut lebih dari 53.000 orang tewas sejak Oktober 2023, dengan hampir 3.000 kematian terjadi setelah Israel kembali melancarkan serangan militer pada Maret. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!