IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Di Balik Tren Sugar Detox, Perjalanan Tubuh Beradaptasi

Desi Rossilawati
Kamis, 30 April 2026 | 10:56 WIB
Bagikan
Di Balik Tren Sugar Detox, Perjalanan Tubuh Beradaptasi

Ilustrasi gaya hidup tanpa gula yang mulai diminati anak muda /visi.news/ist.

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG- Tren sugar detox kini ramai diikuti anak muda. Dari tantangan tujuh hari tanpa gula hingga gaya hidup tanpa gula yang terlihat menarik di media sosial, banyak yang tergoda mencoba demi hidup lebih sehat. (9/4/2026)

Namun di balik tren tersebut, ada pengalaman yang tidak selalu mudah. Sugar detox pada dasarnya adalah upaya mengurangi konsumsi gula tambahan dari minuman manis, makanan penutup, hingga produk kemasan. Gula alami dari buah tetap aman dikonsumsi dan justru dibutuhkan tubuh.

Bagi sebagian orang, keputusan ini berangkat dari berbagai alasan. Ada yang ingin menurunkan berat badan, memperbaiki kondisi kulit, hingga mengurangi kebiasaan konsumsi minuman manis yang sudah menjadi rutinitas harian.

Namun perjalanan awalnya sering kali tidak nyaman. Tubuh yang terbiasa dengan asupan gula tinggi akan bereaksi saat tiba tiba dikurangi. Rasa lemas, pusing, hingga perubahan suasana hati menjadi hal yang kerap dirasakan di hari hari pertama.

Di sinilah banyak orang mulai memahami bahwa perubahan gaya hidup tidak bisa dilakukan secara instan. Alih alih menghentikan konsumsi gula secara total, langkah kecil justru lebih efektif. Mengurangi gula dalam kopi, mengganti minuman manis dengan air putih, atau memilih alternatif seperti infused water menjadi cara yang lebih realistis.

Selain itu, mengelola keinginan mengonsumsi gula juga menjadi bagian penting. Mengganti camilan dengan buah serta memperbanyak asupan protein dan serat dapat membantu tubuh merasa kenyang lebih lama.

Di Indonesia, tantangan ini terasa lebih besar. Kebiasaan minum es teh manis, kopi susu, hingga minuman kemasan sudah menjadi bagian dari keseharian. Karena itu, perubahan tidak selalu mudah dilakukan.

Pada akhirnya, sugar detox bukan sekadar mengikuti tren. Ini adalah proses mengenali kebutuhan tubuh dan menemukan pola hidup yang bisa dijalani secara konsisten. Bagi banyak orang, perjalanan ini bukan tentang kesempurnaan, melainkan tentang belajar mengatur batas dan menjaga keseimbangan.

@Ihda

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.