Di Balik Polemik, Kopdes Merah Putih Stone Garden Disiapkan Dukung Ekonomi Wisata

Desi Rossilawati
Selasa, 7 Juli 2026 | 16:08 WIB
Bagikan
Di Balik Polemik, Kopdes Merah Putih Stone Garden Disiapkan Dukung Ekonomi Wisata

Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KMP) di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB)./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Desa Gunungmasigit, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB), diproyeksikan menjadi penopang aktivitas ekonomi di kawasan wisata Stone Garden dan Indiana Camp. Pembangunan koperasi tersebut tetap berlanjut meski sebelumnya sempat menjadi sorotan di media sosial terkait lokasi pembangunannya.

Bangunan koperasi berukuran 20 x 30 meter itu berdiri di area parkir Stone Garden, sekitar 100 meter dari permukiman warga Kampung Girimulya. Lokasi tersebut juga memberikan akses langsung menuju dua destinasi wisata alam yang menjadi tujuan wisatawan di Bandung Barat.

Kepala Desa Gunungmasigit, Tarkopa, mengatakan pemilihan lokasi dilakukan setelah melalui proses peninjauan terhadap sejumlah lahan milik desa.

Ia menjelaskan, lahan di kawasan Stone Garden merupakan tanah kas desa yang dinilai paling memenuhi persyaratan dibandingkan empat lokasi lain yang sebelumnya diajukan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara sebagai pelaksana pembangunan program Kopdes Merah Putih.

"Harapan saya nantinya bisa berkolaborasi dengan pihak Pokdarwis karena Stone Garden itu dikelola oleh Pokdarwis. Nanti warung-warung yang ada di kawasan wisata bisa disuplai oleh kopdes," kata Tarkopa dalam keterangannya dikutip, Selasa (6/7/2026).

Selain mendukung kebutuhan pelaku wisata, koperasi juga direncanakan menjadi pusat pemasaran hasil pertanian serta produk usaha masyarakat sekitar. Keberadaannya diharapkan dapat memperkuat rantai distribusi bagi pelaku usaha lokal.

Tarkopa menambahkan, koperasi juga berpeluang menjadi pemasok bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Gunungmasigit apabila telah mulai beroperasi.

"Kemudian mudah-mudahan dengan adanya kopdes ini nanti bisa mengangkat ketahanan pangan yang ada. Ke depannya juga kopdes itu bisa menyuplai kepada MBG yang ada di Desa Gunung Masigit," ujarnya.

Sebelum menetapkan lokasi pembangunan, pemerintah desa mengusulkan lima bidang tanah kas desa yang berada di kawasan Stone Garden, Liung Gunung, Cigintung, Cihalimun, dan Cicalada. Seluruh lokasi tersebut kemudian ditinjau oleh PT Agrinas sebelum akhirnya memilih kawasan Stone Garden.

"Saya tunjukkan ada beberapa titik carik desa. Setelah dilakukan pengecekan, yang dianggap paling ideal ya lokasi di Stone Garden," kata Tarkopa.

Meski demikian, pemerintah desa belum memaparkan secara rinci dasar penilaian yang menjadikan kawasan Stone Garden sebagai lokasi paling layak maupun skema kerja sama dengan pengelola Stone Garden dan Indiana Camp dalam operasional koperasi nantinya.

Saat ini pembangunan gedung koperasi telah mencapai sekitar 90 persen. Pekerjaan yang masih berlangsung meliputi pemasangan rolling door serta penataan interior sebelum bangunan mulai difungsikan.

Sementara itu, pelaku UMKM di kawasan wisata Stone Garden, Mimin Aminah (37), berharap keberadaan koperasi dapat mendukung usaha kecil yang telah lebih dulu beroperasi di kawasan tersebut.

"Harapan bisa membantu pelaku usaha wisata, yang terpenting tidak menjatuhkan warung-warung kecil di sini," harap Mimin.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.