Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Dedi Mulyadi Perintahkan Dinas Tuntaskan Masalah Gepeng di Jawa Barat

Desi Rossilawati
Kamis, 10 April 2025 | 17:32 WIB
Bagikan
Dedi Mulyadi Perintahkan Dinas Tuntaskan Masalah Gepeng di Jawa Barat
VISI.NEWS | SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan keinginannya untuk membersihkan seluruh jalanan di wilayahnya dari keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng). Hal ini ia sampaikan dalam pidatonya pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi yang ke-111, Kamis (10/4/2025). Menurut Dedi, fenomena anak-anak kecil yang diajak orang tuanya mengemis di jalanan, terutama di perempatan lampu merah, merupakan persoalan serius yang harus segera dituntaskan. “Ngarengsekeun budak anu di jalan kolotna (minta-minta) mawa orok teu gampang, matak kuring ayeuna nitah ka bagean Provinsi Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, kabeh di Jawa Barat kudu bersih (membereskan masalah anak di jalanan orangtua bawa anak untuk minta-minta gak mudah, jadi sekarang saya nyuruh Dinas harus beres),” ujar Dedi di Gedung DPRD Kota Sukabumi. Ia mengaku merasa malu dengan masih banyaknya gepeng yang berkeliaran di ruang publik. “Era aing (malu saya),” kata Dedi blak-blakan di hadapan para tamu undangan. Selain menyoroti persoalan gepeng, Dedi juga berpesan kepada para pemimpin di Kota Sukabumi untuk lebih serius membenahi penataan kota. Ia juga menegaskan bahwa tak boleh ada lagi anak-anak di Sukabumi yang putus sekolah sebelum lulus SMA. “Sim kuring nguping orang Sukabumi teu bisa sakola dugi ka SMA, kudu bisa sakola (Saya mendengar orang Sukabumi gak bisa sekolah sampe SMA, harus bisa sekolah),” tegas Dedi. Gubernur Dedi juga mengingatkan agar program-program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat, bukan hanya menghabiskan anggaran untuk rapat-rapat dan konsumsi para pejabat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.