Dedi Mulyadi Perintahkan Dinas Tuntaskan Masalah Gepeng di Jawa Barat
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 10 April 2025 | 17:32 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyatakan keinginannya untuk membersihkan seluruh jalanan di wilayahnya dari keberadaan gelandangan dan pengemis (gepeng). Hal ini ia sampaikan dalam pidatonya pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Sukabumi yang ke-111, Kamis (10/4/2025).
Menurut Dedi, fenomena anak-anak kecil yang diajak orang tuanya mengemis di jalanan, terutama di perempatan lampu merah, merupakan persoalan serius yang harus segera dituntaskan.
“Ngarengsekeun budak anu di jalan kolotna (minta-minta) mawa orok teu gampang, matak kuring ayeuna nitah ka bagean Provinsi Jawa Barat, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, kabeh di Jawa Barat kudu bersih (membereskan masalah anak di jalanan orangtua bawa anak untuk minta-minta gak mudah, jadi sekarang saya nyuruh Dinas harus beres),” ujar Dedi di Gedung DPRD Kota Sukabumi.
Ia mengaku merasa malu dengan masih banyaknya gepeng yang berkeliaran di ruang publik. “Era aing (malu saya),” kata Dedi blak-blakan di hadapan para tamu undangan.
Selain menyoroti persoalan gepeng, Dedi juga berpesan kepada para pemimpin di Kota Sukabumi untuk lebih serius membenahi penataan kota. Ia juga menegaskan bahwa tak boleh ada lagi anak-anak di Sukabumi yang putus sekolah sebelum lulus SMA.
“Sim kuring nguping orang Sukabumi teu bisa sakola dugi ka SMA, kudu bisa sakola (Saya mendengar orang Sukabumi gak bisa sekolah sampe SMA, harus bisa sekolah),” tegas Dedi.
Gubernur Dedi juga mengingatkan agar program-program pemerintah benar-benar menyentuh masyarakat, bukan hanya menghabiskan anggaran untuk rapat-rapat dan konsumsi para pejabat. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!