Dedi Mulyadi Gandeng 38 Kampus Libatkan Mahasiswa Awasi Proyek Infrastruktur
Sebelumnya, Dedi menyoroti rendahnya kompetensi sebagian konsultan proyek infrastruktur yang kerap memicu masalah di lapangan. Karena itu, ia membuka ruang bagi mahasiswa teknik sipil untuk berperan dalam pengawasan pembangunan. Selain mendapatkan pengalaman, mahasiswa juga akan menerima honor sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya.
“Jadi, saya melihat kemajuan pembangunan selalu masalahnya konsultan-konsultannya tidak mengerti. Saya lihat, konsultan adalah orang-orang yang tidak begitu kapabel, yang tidak bisa melihat kemajuan pembangunan, dan rata-rata sudah tua,” ujarnya.
@ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!