Daya Beli Perumahan Tinggi, Pemkab Bogor Perlu Menambah Rusunawa

ED
Rabu, 10 Agustus 2022 | 07:23 WIB
Bagikan
Daya Beli Perumahan Tinggi, Pemkab Bogor Perlu Menambah Rusunawa

VISI.NEWS |BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Haji Kusnadi mendorong Pemkab Bogor agar segera memperbanyak pembangunan rumah susun (rusun), langkah ini diambil mengatasi tingginya kebutuhan hunian, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menurut legislator Golkar asal dapil Kabupaten Bogor tersebut, saat ini masyarakat berpenghasilan rendah sangat sulit mendapatkan hunian deret di kawasan perkotaan seperti Cibinong Raya, mengingat tingginya harga tanah, pajak dan lainnya

"Untuk kawasan perkotaan, supaya masyarakat berpenghasilan rendah memiliki rumah, kita arahkan ke rusun yang akan disiapkan, rumah-rumah komersil di kawasan Cibinong Raya rata-rata dijual di atas Rp. 350 jutaan," katanya.

Kebutuhan hunian di Kabupaten Bogor saat ini mencapai 122 ribu unit rumah, kawasan Cibinong Raya masih menjadi magnet bagi masyarakat yang sedang mencari tempat tinggal. Terlebih, fasilitas yang ada kini semakin lengkap dan akses mudah dijangkau.

"Kalau untuk rumah deret harus diarahkan ke wilayah lain di luar Cibinong yang kebutuhannya tinggi tanpa mengurangi lahan yang dilindungi, karena kebutuhan tinggi, banyak perumahan, 50 persen itu di Cibinong Raya," ujar Haji Kusnadi.

Dari informasi yang didapat, di Kabupaten Bogor terdapat sedikitnya 36 rusun tersebar di pondok pesantren dan kampus-kampus. Namun, yang dimiliki oleh Pemkab Bogor hanya satu unit di Limusnunggal, Kecamatan Cileungsi.

"Jika rusun tidak segera dikembangkan, akan ada pengembang perumahan datang dan membangun di wilayah pinggiran hingga menggerus lahan pertanian di Kabupaten Bogor," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.