Dalam Proses Penggantian, Ramai di Twitter Terkait Lambang Garuda Pancasila yang Rusak
- Sudah dicabut, lambang burung Garuda yang rusak di depan Komplek Pemkab Bandung dalam proses penggantian.
VISI.NEWS | SOREANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung langsung gerak cepat untuk merespon informasi yang didapat di media sosial twitter.com terkait dengan lambang negara burung Garuda yang sempat terpasang di tembok prasasti yang bertuliskan nama Kantor Bupati Bandung di Jalan Raya Soreang, persisnya di depan Kantor BJB Soreang Kabupaten Bandung, Minggu (11/12/22).
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bandung Kawaludin menegaskan, berdasarkan hasil pengecekan dan investigasi di lapangan, bahwa lambang negara burung Garuda yang rusak tersebut sudah dicabut. "Kami langsung turun ke lapangan, untuk melakukan pengecekan. Lambang Garuda yang rusak tersebut sudah dicabut karena memang sedang dalam proses penggantian oleh dinas terkait," kata Kawaludin di Soreang, Minggu (11/12/22).
Kawaludin mewakili jajaran Pemkab Bandung mengucapkan terima kasih kepada warga Kabupaten Bandung maupun pihak lainnya, yang turut membantu dan mengkritisi kondisi di lapangan, terkait dengan lambang negara burung Garuda yang kondisinya mengalami kerusakan. "Kami mewakili Pemkab Bandung mengucapkan terima kasih atas laporan atau informasi yang disampaikan akun Twitter “@AkuAtikaFaya”, sehingga kami dapat merespon cepat masalah ini, dan kiranya agar masyarakat tidak berpandangan dan memberikan stigma negatif atas kejadian tersebut," tuturnya.
Bisa ke Aplikasi SP4N LAPOR
Kedepannya Kawaludin mengatakan bahwa apabila masyarakat suatu saat menemukan hal-hal ganjil seperti kerusakan Lambang Burung Garuda maupun infrastruktur lainnya dapat disalurkan aspirasi maupun kritiknya melalui saluran resmi pangaduan masyarakat milik Pemerintah. “Kita punya aplikasi SP4N LAPOR sebagai sarana resmi pengaduan masyarakat secara online, dan biasanya segera ditanggapi oleh perangkat daerah terkait,” tegasnya.
Ia menyebutkan, bahwa penataan dan pemeliharaan taman maupun prasasti di wilayah komplek PemKab sudah masuk program kerja Pemkab Bandung melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Kabupaten Bandung dan dilaksanakan secara bertahap. Sehingga dengan adanya informasi yang didapat dari masyarakat, akan menjadi bahan tindak lanjut kedepannya untuk meningkatkan penataan maupun pembangunan di lingkungan Kantor Bupati Bandung maupun Pemkab Bandung.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!