Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 Jadwal SIM Keliling Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat DKI Jakarta Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Jadwal Sholat Kabupaten Bandung Hari Ini, Kamis 27 Agustus 2026 27 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026

Cucu Sugyati : Kab. Bandung Penyumbang Thalasemia Terbesar di Jabar, Tapi Belum Punya UTD

ED
Selasa, 22 Februari 2022 | 10:53 WIB
Bagikan
Cucu Sugyati : Kab. Bandung Penyumbang Thalasemia Terbesar di Jabar, Tapi Belum Punya UTD

VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Cucu Sugyati menyebutkan, hingga saat ini krisis thalasemia di Kabupaten Bandung belum teratasi, padahal kabupaten ini menjadi salah satu daerah penyumbang thalasemia terbesar di Jabar.

Politisi Golkar asal dapil Kabupaten Bandung ini mengatakan, wilayah penyebaran thalasemia di Kabupaten Bandung terdapat di delapan kecamatan, terutama Majalaya menjadi wilayah terbanyak penyumbang thalasemia.

"Saat ini urgen, saking banyaknya Majalaya menjadi penyumbang thalasemia terbesar di Jabar, sebarannya ada di Majalaya, Paseh, Solokan Jeruk, Ibun, Ciparay, Kertasari, Cikancung, Cicalengka," katanya.

Untuk diketahui, lanjut Cucu, thalasemia merupakan kelainan darah bawaan yang membuat bentuk hemoglobin tidak normal, selain itu mengakibatkan penghancuran sel darah merah yang berlebihan sehingga dapat menyebabkan anemia.

"Tidak adanya Unit Transfusi Darah (UTD) di Majalaya menjadi kendala paling mendasar, padahal penyintas thalasemia agar bisa bertahan adalah ketersediaan darah menjadi kunci," ujarnya.

Cucu mengungkapkan, dalam kurun waktu satu bulan, penanganan thalasemia dibutuhkan 170 labu untuk 104 orang, sehingga tidak adanya UTD di wilayah Kabupaten Bandung menyebabkan banyak anak dengan thalasemia yang tidak tertolong.

"RS Majalaya tidak memproduksi darah, kecuali ada yang donor, jadi kalau mau cari stok darah, harus ke PMI Kota Bandung atau ke Soreang, frekuensinya beda-beda, ada yang 10 hari sekali, artinya dalam sebulan 3 kali transfusi," ungkapnya.

Sementara itu, diketahui kebutuhan untuk satu orang anak dibutuhkan 2 labu, cara kerjanya ialah 1 labu membutuhkan waktu 3 jam, permasalahannya adalah jika tidak terdapat stok darah, artinya para penyandang thalasemia ini harus membawa pendonor, itu pun harus ke Kota Bandung.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.