Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

China Dilanda Wabah Baru, Human Metapneumovirus (HMPV) Menyebar Cepat

Desi Rossilawati
Jumat, 3 Januari 2025 | 15:30 WIB
Bagikan
China Dilanda Wabah Baru, Human Metapneumovirus (HMPV) Menyebar Cepat
VISI.NEWS | CHINA - China kini menghadapi wabah virus baru setelah pandemi Covid-19, yakni human metapneumovirus (HMPV). Virus ini dilaporkan menyebar dengan cepat, terutama di wilayah utara negeri tersebut. Mengutip NDTV, Jumat (3/1/2025), sejumlah laporan menyebutkan rumah sakit dan krematorium mulai kewalahan menangani lonjakan kasus. Video yang beredar di media sosial menunjukkan suasana rumah sakit yang penuh sesak, dengan klaim bahwa banyak virus menginfeksi pasien. Beberapa pihak bahkan menyebut situasi ini sebagai keadaan darurat, meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah. Menurut laman Mint, lonjakan infeksi HMPV membuat pemerintah China memperketat protokol penyaringan, deteksi, dan isolasi. Reuters juga melaporkan peningkatan kasus terutama terjadi di kalangan anak-anak di bawah usia 14 tahun di provinsi-provinsi bagian utara. HMPV memiliki gejala serupa flu, seperti batuk, demam, hidung tersumbat, dan mengi. Dalam kasus berat, virus ini dapat menyebabkan bronkitis atau pneumonia, terutama pada bayi, lansia, dan individu dengan gangguan kekebalan tubuh. Penderita penyakit paru kronis, seperti asma dan PPOK, juga berisiko mengalami komplikasi parah. Virus ini menyebar melalui droplet, aerosol, atau kontak langsung dengan lingkungan yang terkontaminasi. Masa inkubasi virus diperkirakan berlangsung antara tiga hingga lima hari. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) China telah menetapkan protokol untuk pelaporan dan verifikasi kasus. CDC juga mengeluarkan sejumlah rekomendasi untuk menekan penyebaran HMPV, termasuk:
  • Memakai masker di tempat ramai
  • Menjaga jarak sosial
  • Rutin mencuci tangan
  • Menghindari kerumunan
Selain itu, masyarakat diminta menjaga kebersihan lingkungan, memastikan ventilasi ruangan yang baik, dan menjalani gaya hidup sehat. Pemerintah terus memantau situasi dengan cermat dan mengintensifkan upaya pencegahan di tengah peningkatan kasus HMPV ini. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.