Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Cetak Agen Moderasi Milenial, Kemenag Gandeng Ratusan Penyiar Agama Islam

Desi Rossilawati
Kamis, 17 April 2025 | 08:04 WIB
Bagikan
Cetak Agen Moderasi Milenial, Kemenag Gandeng Ratusan Penyiar Agama Islam

VISI.NEWS | JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) melibatkan ratusan penyiar agama Islam dari tujuh provinsi dalam kegiatan Pembinaan Kompetensi Penyiar Agama Islam (PKPAI) di Jakarta, Selasa (15/4/2025).

Acara ini bertujuan untuk mencetak penyiar sebagai ujung tombak dakwah digital sekaligus agen moderasi beragama.

Kegiatan yang telah berlangsung sejak 2021 ini memasuki tahun kelima, dengan jumlah peserta mencapai 400 orang, terdiri dari 50 peserta luring dan 350 peserta daring. Mereka berasal dari Bali, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam), Abu Rokhmad, mengatakan transformasi ruang dakwah menuntut pendekatan baru yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan budaya digital.

“Penyiar agama saat ini tidak lagi terbatas pada radio atau televisi. Selebgram, YouTuber, TikToker, hingga influencer kini menjadi penyampai pesan keislaman yang damai, inklusif, dan relevan,” ujar Abu dikutip dari laman resmi Kemenag, Kamis (17/4/2025).

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dengan penyiar agama dalam memperluas layanan Bimas Islam, seperti hisab rukyat, syariah, majelis taklim, dai, KUA, zakat, dan wakaf. Menurutnya, penyiar memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan keagamaan secara kontekstual dan mudah dipahami.

“Peran penyampai pesan sudah strategis sejak zaman Rasulullah SAW. Dulu, kafilah yang membawa penyair akan dihormati karena mereka mampu menyampaikan nilai melalui syair,” tambahnya.

Sementara itu, Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi, para peserta PKPAI juga akan diseleksi menjadi Moderat Milenial Agent (MMA), yang akan bertugas menyampaikan informasi keagamaan dan nilai kebangsaan di ruang digital.

“Sejak 2021, lebih dari 600 penyiar telah mendapat pendampingan dalam program ini, dengan dukungan dari Komisi Penyiaran Indonesia dan mitra strategis lainnya,” jelas Zayadi. @desi

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.