Cegah Keracunan, Ini Cara Mudah Membedakan Ayam Segar dan Busuk
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 25 April 2025 | 00:10 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Ayam busuk atau ayam tiren (mati kemarin) masih kerap ditemukan dijual di sejumlah pasar tradisional. Meski terlihat segar secara kasat mata, daging ini menyimpan risiko besar bagi kesehatan. Konsumen pun diminta lebih waspada agar tidak terjebak membeli produk berbahaya.
Daging ayam yang sudah tidak layak konsumsi bisa mengandung bakteri seperti Salmonella atau E. coli yang memicu keracunan makanan. Gejalanya bisa berupa mual, muntah, diare, hingga demam dan dehidrasi berat. Parahnya, racun dari bakteri ini tak selalu hilang meski ayam dimasak matang.
Ini Ciri-Ciri Ayam Busuk yang Harus Dihindari:
1. Bau menyengat: Jika ayam mengeluarkan aroma asam atau mirip amonia, itu tanda utama daging mulai membusuk. 2. Warna tak wajar: Daging berubah warna jadi abu-abu, kehijauan, atau kehitaman, menandakan proses pembusukan. 3. Tekstur berlendir: Ayam segar terasa kenyal dan bersih, sementara daging busuk terasa lengket dan licin. 4. Tak kembali ke bentuk semula saat ditekan: Ini menunjukkan daging telah kehilangan elastisitas alami. 5. Bercak hitam: Munculnya titik-titik gelap pada daging bisa jadi akibat jamur yang berbahaya.Tips Memilih Ayam Segar di Pasar:
- Cari yang berwarna merah muda cerah.
- Pastikan daging tidak bau menyengat dan bebas lendir.
- Hindari daging dengan bintik hitam atau bercak aneh.
- Belanjalah dari pedagang yang menjaga kebersihan dan menyimpan ayam dalam pendingin.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!