Cegah Aksi Radikalisme, Reynaldi : Ramadhan Momen Kasih Sayang Dan Toleransi
VISINEWS | BANDUNG - Anggota Komisi I DPRD Jawa Barat (Jabar) Reynaldi menerangkan, munculnya radikalisme dan mengarah pada tindak pidana terorisme terjadi karena beberapa faktor, pemahaman agama, keyakinan yang salah dan kemiskinan misalnya.
Dihubungi VISINEWS Jumat (8/4/20/22), Reynaldi mengatakan, pemahaman yang salah terutama tentang memaknai makna jihad harus dengan perang atau kematian, sikap itu tidak benar.
"Jelas salah, karena orang berani hidup untuk menyebarkan kebaikan juga sebuah jihad, jadi pemahaman yang salah itu kemudian menjadi keyakinan yang salah," katanya.
Menurut Reynaldi, jihad itu bermacam-macam, dan Islam agama yang rahmatin lil alamin, jadi dalam memaknai bulan Ramadhan, maka dianggap perlu untuk kemudian menebar kasih sayang dan toleransi kepada semua makhluk.
"Alhamdulilah kita masih diberikan kesempatan untuk beribadah di Bulan Suci Ramdhan tahun ini, maka hiasilah ramadhan ini dengan kasih sayang dan saling toleransi," ungkapnya.
Virus terorisme bisa memapar siapa saja, lanjut Reynaldi, paparan paham terorisme tidak peduli umur, suku, agama, strata sosial dan kecerdasan manusia, pemahaman yang salah dari oknum beragama bisa menjadi faktor pendorong aksi terorisme atas nama agama.
"Maka, di momen ramadhan ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan spiritualitas seseorang agar tidak terjebak pada paparan terorisme," ujarnya.
Dari informasi yang didapat, berbagai aksi dugaan terorisme sejak 2016, diketahui menurun drastis, namun juga diketahui hingga saat ini, perkembangan radikalisme melah diduga semakin marak.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!