Catatan Hari Jadi Jabar Dan 11 Bulan Memasuki Masa Akhir Jabatan Gubernur
VISI.NEWS |BANDUNG - Hari jadi provinsi Jawa Barat (Jabar) Ke-77 jadi momentum untuk bangkit, mengejar ketertinggalan, serta ketertundaan program prioritas khususnya usai 2 tahun dilanda badai pandemi Covid-19.
Menurut Reynaldi, pentingnya mengejar ketertinggalan dan melanjutkan program yang kemudian dianggap prioritas harus dilakukan mengingat masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil tinggal 11 bulan.
"HUT ke-77 ini Pemprov Jabar harus mampu bangkit dalam mengejar ketertinggalan akibat Covid-19 di 2 tahun ini, hal ini selaras dengan Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat," katanya.
Dengan begitu maka, Pemprov Jabar dapat membuktikan kemampuan dalam mengimplementasikan berbagai program terlebih yang dianggap prioritas terhadap masyarakat Jabar.
"Harus bisa membuktikan bahwa Jabar mampu bangkit, karena kita melihat target Pemprov Jabar hanya tinggal setahun lagi, jadi harus dikejar," sambungnya.
Seperti halnya mereasalisikan RPJMD yang kemudian masih terdapat catatan-catatan yang harus dievaluasi dan diaplikasikaan, maka diperlukan kerja sama.
"RPJMD merukan komitmen yang telah disepakati bersama, harus kerja keras, Jabar harus bisa membuktikan paska pandemi ini bisa bangkit dari berbagai sektor," ungkap Reynaldi.
Jika merujuk pada catatan di Bappeda Jabar, kebijakan RPJMD dan kebijakan RKP memperhatikan dinamika isu strategis global dan nasional.
"Seperti pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19, penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penurunan stunting, dan terdapat 5 isu strategis tahun 2023," ujarnya.
Dijelaskan Reynaldi, lima isu strategis itu antara lain kualitas nilai kehidupan dan daya saing sumber daya manusia, kemiskinan, penganguran dan masalah sosial.
"Kemudian, pertumbuhan dan permbangunan sesuai daya dukung dan daya tampung lingkungan, produktivitas dan saya saing ekonomi yang berkelanjutan dan reformasi birokrasi," jelasnya.
Terakhir, jika melihat dari pertumbuhan ekonomi paska pandemi, Jabar perlihatkan perbaikan, dibandingkan dengan provinsi lain.
"Selain itu, dari segi pengendalian Covid-19 varian Omicron pun baik, ini menandakan upaya kebangkitan Jabar paska pandemi bisa dilakukan," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!