Cari Jalan Lain Hindari Macet Sukabumi, Kronologis Pemotor Masuk Sungai
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 9 Juni 2025 | 18:00 WIB
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kecelakaan tunggal terjadi di jalan Nagrak-Ciambar, tepatnya Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Minggu (8/6/2025) sekitar pukul 18.00 WIB. Sebuah sepeda motor yang dikendarai HH (70) membonceng istrinya TH (64) terjun ke sungai. Dalam insiden itu HH meninggal dunia di tempat kejadian perkara dan TH luka-luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Sukabumi, Ipda Wangsit Edhi Wibowo menyatakan kecelakaan terjadi ketika pasangan suami istri asal Bondongan, Kota Bogor itu mengendarai Honda Vario bernopol F 4147 NE dalam perjalanan pulang usai ziarah di daerah Caringin Wetan, Kabupaten Sukabumi.
Karena jalan arteri macet, maka mereka mencari jalan alternatif dengan mengandalkan Google Maps hingga masuk ke jalan Nagrak-Ciambar.
"Info dari penumpangnya, mereka menggunakan aplikasi Goggle Maps untuk menghindari kepadatan arus lalin namun nyasar," kata Wangsit dalam keterangannya.
Petaka pun terjadi ketika tiba dilokasi kejadian dengan keadaan jalan menurun, rem sepeda motor tidak berfungsi menyebabkan kendaraan hilang kendali.
"Sewaktu melintasi jalan menurun menikung ke sebelah kiri diduga rem dari kendaraan tidak berfungsi dengan baik sehingga hilang kendali ke sebelah kanan jalan lalu menabrak tanggul sehingga kendaraan berserta pengendara dan penumpangnya terperosok kedalam sungai dengan kedalaman sekitar 15 Meter," ujar Wangsit.
Sementara itu, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar Dedi Supianto menuturkan evakuasi terhadap kedua korban kecelakaan itu selesai sekitar pukul 18.30 WIB. Selanjutnya korban luka dibawa ke Puskesmas Nagrak lalu dirujuk ke RSUD Sekarwangi Cibadak.
"Untuk korban meninggal dunia sudah diantar ke rumah duka, adapun korban luka masih dirawat di rumah sakit," kata Dedi.
Sedangkan evakuasi kendaraan dimulai dari pukul 21.30 WIB dan selesai pukul 23.30 WIB.
"Tim rescue gabungan berhasil mengevakuasi kendaraan dan barang berharga milik korban laka yang masih berada di jurang," ujarnya. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!