Cara Memasak Cumi Agar Tetap Empuk
Editor
Desi Rossilawati
Kamis, 27 Februari 2025 | 01:20 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Cumi merupakan salah satu seafood favorit yang sering diolah menjadi berbagai hidangan lezat. Rasanya yang gurih dan teksturnya yang kenyal membuatnya cocok untuk ditumis, digoreng, dibakar, atau dimasak dalam kuah. Namun, banyak orang mengalami masalah saat memasak cumi karena dagingnya bisa menjadi keras dan alot jika tidak diolah dengan benar.
Masalah cumi yang alot biasanya terjadi karena kesalahan dalam teknik memasak. Waktu memasak yang terlalu lama, suhu yang kurang tepat, atau cara membersihkan yang kurang baik bisa menyebabkan daging cumi mengeras. Oleh karena itu, penting untuk memahami bagaimana cara mengolah cumi agar tetap empuk dan nikmat saat disantap.
1. Pilih dan Bersihkan Cumi dengan Benar
Memilih cumi yang segar dan membersihkannya dengan baik berpengaruh pada teksturnya setelah dimasak. Pilih cumi dengan kulit yang masih utuh, daging berwarna putih bersih, dan aroma yang segar, bukan amis menyengat. Saat membersihkan, buang bagian mata, paruh, dan kantung tinta cumi dengan hati-hati. Jika ingin hasil lebih empuk, kupas juga selaput tipis di bagian luar tubuh cumi. Setelah dibersihkan, bilas cumi dengan air mengalir dan keringkan sebelum dimarinasi atau dimasak.2. Marinasi untuk Tekstur Lebih Lembut
Merendam atau memarinasi cumi sebelum dimasak bisa membantu membuatnya lebih empuk. Beberapa bahan alami yang bisa digunakan untuk marinasi antara lain:- Air perasan jeruk nipis atau lemon: Menghilangkan bau amis dan melembutkan tekstur cumi.
- Susu cair: Membantu menjaga kelembutan cumi setelah dimasak.
- Campuran garam dan baking soda: Dapat dilarutkan dalam air untuk membantu mengempukkan daging cumi.
3. Jangan Masak Cumi Terlalu Lama
Cumi memiliki tekstur unik yang bisa berubah menjadi alot jika dimasak dengan waktu yang tidak tepat. Ada dua metode memasak cumi agar tetap empuk:- Masak cepat: Kurang dari 3 menit dengan api besar (misalnya ditumis, digoreng, atau dipanggang).
- Masak lama: Lebih dari 30 menit dengan api kecil (misalnya dalam sup atau semur).
4. Gunakan Teknik Memasak yang Tepat
Selain waktu memasak, teknik yang digunakan juga berpengaruh pada tekstur cumi. Beberapa metode yang direkomendasikan untuk menjaga kelembutan cumi antara lain:- Tumis atau goreng dengan api besar kurang dari 3 menit.
- Rebus atau kukus dalam air mendidih maksimal 3 menit.
- Panggang atau bakar dengan suhu tinggi dan waktu singkat.
5. Hindari Memanaskan Cumi Berulang Kali
Cumi yang sudah dimasak sebaiknya langsung dikonsumsi. Jika dipanaskan berkali-kali, teksturnya akan semakin keras dan alot karena panas yang berulang kali mengenai daging cumi akan membuat seratnya semakin mengencang. Sebaiknya masak cumi dalam porsi yang sesuai atau simpan dalam keadaan mentah jika belum ingin diolah. Dengan memahami karakteristik daging cumi serta cara memasaknya yang tepat, kamu bisa menikmati hidangan seafood yang lezat tanpa khawatir teksturnya menjadi alot. Kunci utamanya adalah memperhatikan setiap langkah, mulai dari pemilihan, pembersihan, hingga teknik memasak yang sesuai. Selamat mencoba! @ffrBerita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!