Capres Kolombia Ditembak, Pemerintah Gelar Sayembara Rp 11,8 Miliar
Editor
Desi Rossilawati
Minggu, 8 Juni 2025 | 21:00 WIB
VISI.NEWS | BOGOTA - Calon presiden Kolombia, Miguel Uribe, tengah menjalani masa kritis setelah ditembak saat berkampanye di distrik Fontibon, Bogota. Serangan ini terjadi pada Sabtu (7/6/2025) dan menyebabkan Uribe menderita tiga luka tembak, dua di antaranya mengenai bagian kepala dan satu di lutut.
Uribe langsung diterbangkan ke Ibu Kota dan menjalani operasi darurat di Klinik Santa Fe. Wali Kota Bogota, Carlos Fernando Galan, menyebut Uribe telah melewati prosedur operasi pertama, namun tetap berada dalam kondisi yang sangat kritis.
"Telah melewati prosedur operasi pertama," ujar Galan, Minggu (8/6/2025), dikutip dari AFP.
Istri Uribe, Maria Claudia Tarazona, turut menyampaikan kabar serupa. Dalam rekaman suara yang dibagikan ke awak media, ia menyebut suaminya sedang berjuang keras untuk bertahan hidup.
"Dia telah berjuang di pertarungan pertama dan menjalaninya dengan baik. Dia sedang berjuang untuk hidupnya," katanya.
Pelaku penembakan telah diamankan pihak keamanan. Mengejutkannya, pelaku diketahui merupakan seorang remaja laki-laki berusia 15 tahun. Meski begitu, motif serta dalang di balik serangan ini masih dalam penyelidikan.
Pemerintah Kolombia bereaksi keras atas insiden ini. Menteri Pertahanan Pedro Sanchez bahkan menawarkan hadiah sebesar US$ 725 ribu atau sekitar Rp 11,8 miliar bagi siapa pun yang bisa memberikan informasi yang mengarah pada otak pelaku. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!