Bupati Bandung Hadiri Haul ke-4 Muassis Ponpes Al-Husaeni, Tegaskan Komitmen Dukung Pendidikan Pesantren
VISI.NEWS | KAB. BANDUNG - Suasana khidmat menyelimuti Komplek Pondok Pesantren Al-Husaeni, Desa Ciheulang, Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bndung pada Selasa (17/06/2025),
Acara yang digelar oleh Yayasan Islam Al-Husaeni ini turut dihadiri oleh Bupati Bandung, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal, jajaran PWNU Jawa Barat, serta Bagian Kesra Setda dan Camat Ciparay, sebagai bentuk sinergi antara ulama, umara, dan umat.
Dalam sambutannya, Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan pentingnya momentum haul untuk tidak hanya mengenang jasa para muassis (pendiri pesantren), tetapi juga sebagai ajang menyemai kembali nilai-nilai keikhlasan, keistiqamahan, serta semangat mencetak generasi berkualitas.
“Haul ini adalah momentum untuk mengenang perjuangan dan keteladanan para muassis, sekaligus menyemai kembali nilai keikhlasan dan keistiqamahan yang diwariskan,” ungkapnya.
Dadang menekankan bahwa pembangunan daerah tidak cukup hanya dengan infrastruktur, tetapi juga harus ditopang oleh pembangunan sumber daya manusia yang beriman, berilmu, dan berakhlak.
Ia menyebut pesantren sebagai benteng moral dan penjaga nilai di tengah arus perubahan zaman.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab Bandung telah memberikan insentif kepada 17.000 guru bergaji, termasuk guru madrasah dan guru ngaji.
“Mereka telah menjalankan amanat konstitusi untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Insentif ini adalah bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dadang juga menyuarakan aspirasi agar guru ngaji di seluruh Jawa Barat mendapatkan perhatian yang sama, mengingat peran vital mereka dalam membentuk karakter generasi muda.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati turut menyatakan sikapnya yang menolak kebijakan Full Day School, dengan mengeluarkan Surat Edaran yang mendukung kegiatan pendidikan karakter berbasis keagamaan.
Dadang menginisiasi Instruksi Bupati tentang Magrib Mengaji, sebagai upaya memperkuat tradisi belajar Al-Qur’an di kalangan anak-anak.
Tak hanya itu, Bupati juga menyatakan dukungan terhadap program makan bergizi gratis bagi santri dan pelajar, sebagai bagian dari gerakan memperkuat generasi sehat dan cerdas.
“Semoga Pondok Pesantren Al-Husaeni dan seluruh pesantren di Kabupaten Bandung terus menjadi pelita umat dan penggerak kemajuan daerah,” pungkasnya.
Acara haul dan akhir tahun ini menjadi cermin harmoni antara pemerintahan daerah dan lembaga pendidikan Islam dalam merawat nilai, membangun peradaban, dan menyiapkan masa depan yang gemilang bagi generasi muda Kabupaten Bandung. @ihda
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!