BPBD Kabupaten Bandung dan Relawan Evakuasi Tiga Warga Terdampak Banjir, Termasuk Bayi
Uka Suska menjelaskan bagaimana kronologis proses evakuasi tiga jiwa yang terdampak banjir tersebut. Sebelumnya, lanjut Uka Suska, BPBD mendapatkan telepon dari seseorang warga yang meminta bantuan untuk mengevakuasi satu kepala keluarga (KK/3 jiwa) pada Minggu dini hari.
Kemudian personel BPBD dibantu para relawan tanggap bencana yang sedang siaga di posko tanggap darurat bergegas ke lokasi di mana satu keluarga itu membutuhkan pertolongan atau evakuasi di Kampung Lamajang 2 Desa Citeureup.
"Benar saja, satu kepala keluarga itu berada di antara genangan banjir luapan Sungai Cigede. Kami langsung menyelamatkannya ke tempat yang lebih aman, yaitu di madrasah yang tidak jauh dari lokasi genangan banjir tersebut," ujarnya.
Selain evakuasi satu kepala keluarga itu, Uka Suska menyebutkan, sebelumnya ia bersama personel BPBD lainnya sempat menangani 81 kepala keluarga atau 361 jiwa yang terdampak banjir di Desa Sumbersari Kecamatan Bojongsoang, beberapa waktu lalu.
"Genangan banjir di kawasan Dayeuhkolot dan Bojongsoang itu, setelah sebelumnya turun hujan deras sejak Sabtu siang hingga sore di beberapa kawasan Cekungan Bandung. Sehingga air sungai di kawasan Dayeuhkolot mulai meluap sejak Sabtu malam pukul 23.00 WIB. Kini BPBD masih melakukan rekap terdampak banjir. Bahkan di beberapa titik dikabarkan ada yang longsor, selain genangan banjir," jelas Uka Suska.
Uka Suska menghimbau kepada masyarakat Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kewaspadaan karena berdasarkan informasi dari BMKG cuaca ekstrem sampai bulan Mei 2025 mendatang, yaitu diperkirakan masih berpotensi turun hujan deras. @kos
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!