BNPB Pastikan Logistik Tembus Daerah Terisolir di Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengungkap perkembangan penanganan bencana dalam rapat koordinasi bersama Pemerintah Jawa Barat, Pemerintah Kabupaten Sukabumi serta Pemerintah Kabupaten Cianjur.
Menurut dia, daerah-daerah di Sukabumi yang sebelumnya terisolir karena jalan tertimbun longsor serta jembatan putus diterjang banjir kini sudah bisa diakses lagi. Sehingga logistik dapat terdistribusikan.
“Meskipun ada beberapa titik yang masih memerlukan kehati-hatian, harus menggunakan roda dua, namun secara umum logistik sudah bisa tembus,” ujarnya.
Kemudian mengenai penyaluran BBM yang sebelumnya terganggu akibat bencana, kini sudah lancar kembali. Adapun yang masih diupayakan adalah listrik karena ada sejumlah daerah yang aliran listriknya dipadamkan terkait dengan keamanan.
Bantuan Stimulan bagi Rumah Rusak
Suharyanto mengatakan rumah rusak berat akibat bencana mencapai 428, rusak sedang 230 dan rusak ringan 602. Jumlah tersebut diperkirakan bakal mengalami peningkatan.
Menurut dia, bagi rumah yang rusak sedang dan rusak ringan tidak harus relokasi serta akan mendapat stimulan apabila masuk kriteria sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Bantuan stimulan sebesar Rp 30 juta bagi yang rusak sedang, kemudian yang rusak ringan Rp 15 juta.
“Untuk yang rusak berat ada 2 mekanisme yang pertama adalah relokasi mandiri, yang kedua relokasi terpusat, yang ketiga tidak relokasi dan tetap rumahnya dibangun. Nanti masyarakat terdampak mendapatkan satu unit rumah layak. Nah ini mana yang direlokasi, mana yang relokasi mandiri mana yang rusak berat tidak relokasi dalam proses pendataan,” katanya.
Selanjutnya apabila ada rumah yang tidak masuk kriteria ringan, misalnya terendam banjir sehingga gentengnya jatuh, kaca jendela pecah, masyarakat tidak perlu khawatir karena akan mendapat bantuan material dari BNPB maupun pemerintah Pemprov dan pemerintah kota kabupaten. @andri
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!