BMKG Peringatkan Potensi Angin Kencang di Jawa Barat Besok

Desi Rossilawati
Senin, 10 Agustus 2026 | 12:10 WIB
Bagikan
BMKG Peringatkan Potensi Angin Kencang di Jawa Barat Besok

Ilustrasi hujan dan angin kenjang./visi.news/ist.

Dinamika Atmosfer Pengaruhi Pertumbuhan Awan

BMKG juga memantau sejumlah dinamika atmosfer yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Aktivitas Gelombang Rossby Ekuatorial diprediksi aktif melintasi Sulawesi bagian tengah hingga selatan, Maluku Utara bagian selatan, Maluku, Papua Barat Daya bagian barat, serta Papua Barat bagian barat.

Sementara itu, Gelombang Kelvin diprediksi aktif di sejumlah wilayah, meliputi Sumatera bagian tengah hingga selatan, Aceh bagian utara, Kalimantan Utara bagian utara, Nusa Tenggara Timur, Maluku Utara, Maluku bagian selatan, serta Pulau Papua bagian tengah hingga selatan.

Filter spasial Madden-Julian Oscillation (MJO) juga diprediksi melintasi sejumlah wilayah, termasuk Sumatera, Banten bagian barat, Papua Barat Daya, Papua Barat bagian utara, dan Papua bagian utara.

Selain itu, pusat tekanan rendah diprediksi terbentuk di Samudra Hindia sebelah barat Bengkulu. Kondisi tersebut dapat membentuk daerah konvergensi dan konfluensi di sejumlah wilayah sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.

Prakiraan Cuaca Jawa Barat 11 Agustus

Untuk wilayah Jawa Barat, potensi yang perlu diperhatikan pada Selasa (11/8/2026) adalah angin kencang.

Masyarakat yang melakukan perjalanan, bekerja di luar ruangan, maupun beraktivitas di area terbuka perlu memperhatikan kondisi cuaca dan perkembangan peringatan dini BMKG.

Potensi angin kencang juga dapat berdampak terhadap lingkungan sekitar, terutama apabila terdapat pohon tua, papan reklame, baliho, atau benda lain yang berpotensi roboh.

Halaman :

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.