Biro Pendidikan Hong Kong Buka Pintu untuk Mahasiswa Harvard yang Terusir
Editor
Desi Rossilawati
Senin, 26 Mei 2025 | 21:15 WIB
VISI.NEWS | HONG KONG - Pemerintah Hong Kong menyatakan kesiapannya untuk menerima mahasiswa Universitas Harvard yang terdampak kebijakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang melarang sejumlah mahasiswa asing melanjutkan studi di kampus ternama tersebut.
"Biro Pendidikan segera meminta semua universitas di Hong Kong untuk memperkenalkan langkah-langkah fasilitasi bagi mereka yang memenuhi syarat dengan tujuan untuk melindungi hak dan kepentingan yang sah dari mahasiswa dan akademisi, dan untuk menarik bakat-bakat terbaik," ujar Biro Pendidikan Hong Kong sebagaimana dilansir Reuters, Senin (26/5/2025).
Langkah ini dinilai sebagai bentuk komitmen pemerintah untuk melindungi hak pendidikan dan menjaring talenta internasional, sekaligus memperkuat peran Hong Kong sebagai pusat pendidikan global. Tak hanya itu, Biro Pendidikan juga dilaporkan telah menghubungi Klub Harvard Hong Kong untuk menjangkau para mahasiswa terdampak dan menawarkan bantuan konkret.
Salah satu universitas terkemuka, Hong Kong University of Science and Technology (HKUST), telah mengumumkan undangan terbuka bagi mahasiswa Harvard baik di tingkat sarjana maupun pascasarjana. Kampus tersebut menjanjikan proses penerimaan tanpa syarat, prosedur yang dipermudah, serta dukungan akademik untuk memperlancar transisi pendidikan.
Kebijakan Trump yang memicu polemik ini bukan hanya menuai kritik internasional, tetapi juga memunculkan respons kompetitif dari negara-negara lain dalam mempertahankan ekosistem pendidikan mereka di tengah dinamika geopolitik global. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!