Bidik Kursi Unsur Pimpinan DPRD Jabar 2024, DPW PPP Jabar : Banyak Milenial, Ulama, Kiai, Dan Sesepuh Di Jabar Bergabung Dengan PPP
VISI.NEWS | BANDUNG - PPP optimistis mendapatkan posisi unsur pimpinan DPRD Jawa Barat (Jabar) tentunya dengan semangat mencapai target perolehan kursi terbanyak pada Pemilu atau Pileg 2024 mendatang.
Dengan berbagai strategi atau langkah strategis politik yang terus bergulir hingaa saat ini, menjadikan optimisme DPW PPP Jabar, salah satunya yakni dengan kehadiran para milenial yang dipersiapkan untuk menjadi kontestan Pileg 2024 nanti.
"Partai PPP kini telah berevolusi dengan banyaknya milenial yang bergabung, kembalinya para ulama, kiai dan para orang tua sesepuh di Jabar untuk bersama-sama berjuang dengan PPP," kata Pjs Ketua DPW PPP, Pepep Saiful Hidayat.
Kepada VISI.NEWS, Pepep menjelaskan, keterlibatan para milenial, ulama, kiai dan para orang tua atau sesepuh di Jabar itu, dibuktikan dengan masuknya kedalam jajaran kepengurusan baik di internal partai ataupun banom PPP.
"Alhamdulilah banyak ketersian pengurus dari kalangan milenial, ulama, kiai, para sesepuh, baik itu di DPW, DPC, PAC, Ranting PPP ataupun di Banom PPP, seperti AMK, GPK, GMPI dan WPP," jelasnya.
Terkhusus terkait milenial, Pepep mengungkapkan, bukan hal mudah untuk terus meningkatkan tren dengan menargetkan milenial, sebab di Jabar terdapat 40 persen lebih milenial yang menjadi rebutan untuk suara di Pileg dan Pilpres 2024.
"Maka salah satu strategi yang dilakukan untuk menarik milenial adalah dengan aktif di media sosial, melalui media tersebut PPP memperlihatkan secara visual mengenai partainya yang terus mengikuti zaman," ungkapnya.
Terakhir, soal target perolehan kursi di DPRD Jabar, Pepep menegaskan minimal kembali ke perolehan kursi PPP di DPRD Jabar tahun 2014 yang lalu yakni 9 kursi, namun tentunya memiliki harapan agar bisa mencapai lebih dari 9 kursi.
"Kami minta 9 kursi PPP di DPRD Jabar pada tahun 2014 yang lalu, kembali diduduki oleh kader PPP pada Pileg 2024, bahkan harapannya bisa lebih dari 9 kursi," pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!