Bicara Ancaman Resesi Ekonomi Global, Ahmad : Pemprov Jabar Harus Pokus Berupaya Naikan PAD
VISI.NEWS | BANDUNG – Anggota Komisi III DPRD Jawa Barat, berbicara terkait ancaman resesi ekonomi global yang bakal terjadi pada 2023, bagi Komisi III DPRD Jabar yang membidangi masalah keuangan sekaligus pendapatan daerah ini menegaskan pihaknya tengah berfokus untuk meningkatkan pendapatan daerah di 2024.
Menurutnya pendapatan daerah Jabar di 2023 telah ditetapkan sebesar Rp 34 triliun per tahun, maka pendapatan di 2024 pun harusnya bisa meningkat.
"Dahulu sebelum pandemi covid pendapatan daerah Jabar bisa mencapai Rp 47 triliun per tahun, tetapi setelah covid pendapatannya itu menurun dan sekarang mesti ada perbaikan yang mengarah ke peningkatan," katanya.
Ahmad berharap di tahun terakhir masa jabatan Gubernur Ridwan Kamil, rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Jabar yang dituangkan gubernur di anggaran perubahan dapat terealisasi.
"Kami sedang mengkaji lewat Bapeperda untuk membuat Perda soal pendapatan asli daerah (PAD). Pajak daerah ini ada kenaikan, contohnya pendapatan dari pajak kendaraan bermotor, ada 85 persen APBD Jabar bersumber dari pajak kendaraan bermotor, artinya APBD Jabar betul-betul berasal dari uang rakyat jadi sumbernya jelas dari APBD provinsi," ungkap Ahmad.
Terakhir, politisi Golkar ini berharap agar Gubernur Ridwan Kamil dapat segera merealisasikan janji-janji politiknya di akhir masa jabatannya ini.
“Beberapa bulan kedepan Kang Ridwan Kamil akan segera selesai dari jabatannya, untuk itu diharapkan agar segera dapat menyelesaikan janji politiknya terhadap warga Jabar,” pungkasnya. @eko
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!