BGN Pastikan Beras MBG Bebas Oplosan: Semua Berstandar Premium
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 15 Juli 2025 | 17:30 WIB
VISI.NEWS | SLEMAN - Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan bahwa seluruh beras yang digunakan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) dipastikan aman dari praktik pengoplosan. Dadan menuturkan, pelaksanaan program MBG mengutamakan potensi pangan lokal sehingga bahan-bahan pangan, termasuk beras, diperoleh langsung dari masyarakat sekitar.
"Kalau MBG kan basisnya potensi sumber daya lokal. Jadi kami tidak membeli dari mana membeli dari mana-mana, tapi masyarakat sekitar. Jadi pasti tidak akan ada oplosan," kata Dadan di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (15/7/2025).
Ia juga menegaskan, seluruh beras untuk MBG harus memenuhi standar premium demi menjamin kualitas pangan anak bangsa.
"Dan standar kami berasnya harus premium. Untuk memberikan makan yang berkualitas bagi anak bangsa itu harus yang premium," tegasnya.
Pernyataan ini muncul di tengah sorotan publik terkait temuan 212 merek beras yang diduga oplosan di sejumlah daerah. Modus pengoplosan beras Bulog yang diputihkan dan dikemas ulang ini terungkap di sebuah gudang di Serang, Banten, dengan distribusi ke Bogor, Tangerang, Serang, dan Cilegon.
Kementerian Pertanian yang melakukan pengujian pada ratusan sampel juga menemukan mayoritas beras medium dan premium tidak memenuhi standar mutu, bahkan dijual dengan harga melebihi ketentuan.
Menanggapi hal itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memastikan pihaknya telah melaporkan kasus ini ke Kapolri karena dinilai merugikan konsumen dan pemerintah.
"Dampaknya adalah merugikan konsumen, karena daya beli kita turun, daya beli konsumen turun. Tetapi kalau sesuai standar ini daya beli, kita pasti daya beli masyarakat naik. Ini merugikan masyarakat, merugikan juga pemerintah karena ada SPHP yang biasa dioplos," kata Amran.
Dengan jaminan beras MBG yang murni lokal dan premium, pemerintah berharap program makan bergizi gratis benar-benar mendukung gizi anak-anak Indonesia tanpa dicemari praktik kecurangan beras oplosan. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!