Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Begini Kondisi Ibu dan Anak Korban Penyiraman Air Keras di Sukabumi

Desi Rossilawati
Kamis, 1 Mei 2025 | 20:24 WIB
Bagikan
Begini Kondisi Ibu dan Anak Korban Penyiraman Air Keras di Sukabumi
VISI.NEWS | SUKABUMI - Pihak RSUD R Syamsudin SH mengungkap kondisi ibu dan anak di Kota Sukabumi yang disiram air keras oleh orang tak dikenal. Ketua Tim Penanganan Keluhan RSUD R Syamsudin SH Irfanugraha Triputra Irawan mengatakan, korban berinisial YA dan anaknya R tiba di rumah sakit pada Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 07.30 WIB. Kedua korban, kata Irfan, diantar oleh keluarganya. Saat itu keduanya sudah dalam kondisi luka melepuh dan pakaian rusak. "Datang kesini kondisinya relatif stabil, cuma banyak perlukaan hampir penuh. Kalau untuk ibunya ada lebih banyak tempat, pertama dari wajah, ke dada, terus kedua lengan, ke punggung sampai dengan ke paha," kata Irfan. Sedangkan untuk kondisi anak, luka bakar lebih banyak di wilayah dada kemudian punggung. Diperkirakan saat kejadian itu, anak tersebut dibonceng dan pelakunya menyiramkan air keras dari arah samping. "Kalau prediksi saya bisa jadi disiramnya dari samping, jadi si anak yang dibonceng itu wajahnya tidak kenapa-kenapa cuman dadanya, punggungnya lebih banyak sampai ke lengan juga, kalau anaknya lebih banyak di bokong," kata Irfan. Sehingga luka bakar yang dialami ibu itu dominan di bagian tubuh depan, sedangkan anaknya luka bakar dominan pada bagian tubuh belakang. "Untuk luka bakarnya itu kira-kira sekitar 20 persen untuk ibunya, sekitar 12 persen untuk anaknya," ujarnya. Menurut dia, dari hasil konsultasi dengan dokter spesialis yang menangani, kedua korban akan menjalani pengobatan tidak sampai tindakan operasi. "Sekarang sudah pindah ke ruang rawat bedah, rencananya hanya akan menjalani perawatan luka sampai beberapa hari kedepan sampai dengan semuanya membaik," ujarnya. Sebelumnya, seorang ibu berinsial YA (37) dan anaknya R (10) menjadi korban penyiraman air keras yang dilakukan oleh orang tak dikenal di Jalan Sudajaya, Kelurahan Jayaraksa, Kecamatan Baros, Kota Sukabumi pada Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 07.00 WIB. Kejadian tersebut menyebabkan kedua korban mengalami luka bakar, mereka kini menjalani penanganan medis di RSUD R Syamsudin SH. Saat itu, YA mengendarai motor dengan membonceng R. YA hendak menitipkan anaknya ke rumah adiknya karena mau berangkat kerja. Ditengah perjalanan itu, ada motor yang menyalip dan langsung menyiramkan air keras ke korban serta anaknya. Kasus penyiraman air keras ini tengah dalam penyelidikan pihak kepolisian. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.