Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Begini Cara Mengembalikan Pola Tidur Setelah Ramadan

Desi Rossilawati
Rabu, 9 April 2025 | 01:20 WIB
Bagikan
Begini Cara Mengembalikan Pola Tidur Setelah Ramadan
VISI.NEWS | BANDUNG - Setelah menjalani Ramadan atau masa liburan panjang, banyak orang mengalami perubahan pola tidur, tertidur lebih larut dan bangun lebih siang. Menurut pakar tidur Andreas, pemulihan pola tidur sebaiknya dilakukan secara bertahap dan tanpa tekanan. "Jadi, lakukan secara perlahan dan dengan santai saja," ujarnya. Misalnya, jika saat Ramadan terbiasa tidur pukul 22.00 dan sebelumnya biasa tidur pukul 21.00, cukup majukan perlahan jam tidur setiap harinya. Andreas menyamakan proses ini seperti mengatasi jet lag, di mana satu jam perbedaan waktu tidur memerlukan satu hari untuk penyesuaian. Artinya, jika perbedaan waktu tidur mencapai tiga jam, maka butuh sekitar tiga hari untuk kembali ke pola tidur semula. Selain itu, Andreas menyarankan untuk menghindari konsumsi kafein, karena bisa mengganggu kualitas tidur. Psikolog klinis Kasandra A. Putranto menambahkan bahwa saat liburan, orang cenderung memiliki jam tidur yang lebih fleksibel, tidur larut malam dan bangun siang yang berpotensi merusak ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Inilah sebabnya banyak orang merasa kesulitan saat harus kembali ke rutinitas setelah liburan. Untuk mengembalikan pola tidur, Kasandra menyarankan untuk: 1. Menetapkan jadwal tidur yang konsisten, termasuk di akhir pekan. 2. Menghindari makanan dan minuman berkafein. 3. Menciptakan lingkungan tidur yang nyaman, seperti kamar yang gelap, sejuk, dan tenang. 4. Melakukan relaksasi sebelum tidur, seperti meditasi atau yoga, agar pikiran lebih tenang dan stres berkurang. Dengan langkah-langkah ini, pemulihan pola tidur setelah Ramadan atau liburan bisa dilakukan dengan lebih mudah dan sehat. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.