Batal Gelar Aksi 1.000 Massa, MGP : Kami Datang untuk Audiensi dengan Saber Pungli dan Inspektorat

ED
Rabu, 20 Juli 2022 | 14:24 WIB
Bagikan
Batal Gelar Aksi 1.000 Massa, MGP : Kami Datang untuk Audiensi dengan Saber Pungli dan Inspektorat

VISI.NEWS | BANDUNG - Sejumlah perwakilan MGP Bandung, menggelar audiensi dengan Satgas Saber Pungli dan Inspektorat Jawa Barat (Jabar) di Kantor Inspektorat Jabar Jalan Surapati Bandung Wetan, Selasa (19/7/22).

Dikatakan Kabiro Investigasi MGP Bandung, Agus Satria, dalam audiensi tersebut MGP menyampaikan berberapa hal berkaitan dengan berbagai dugaan persoalan yang timbul akibat dari adanya diduga oknum pegawai atau ASN yang diduga berasal dari Satgas Saber Pungli Jabar.

"Kami menyampaikan berbagai dugaan persoalan yang menyangkut dengan diduga oknum pegawai atau ASN yang juga diduga dari Satgas Saber Pungli, salah satunya terkait dengan proses PPDB kemarin," katanya.

Sebelumnya, MGP Bandung telah menggelar aksi didepan Gedung Sate Bandung pada hari Kamis (14/7/22), dimana dalam aksi tersebut, MGP meminta dan mendesak agar Saber Pungli Jabar tersebut dibubarkan.

"Kami menduga ada salah seorang diduga oknum pegawai atau ASN Saber Pungli Jabar yang diduga melancarkan kepentingan individunya, sehingga diduga mencoreng nama Lembaga Saber Pungli Jabar," kata Agus.

Berbeda ketika beraudiensi, Agus mengungkapkan, banyak prestasi yang telah dilakukan Satgas Saber Pungli Jabar, namun jangan kemudian dicoreng oleh oknum pegawai atau ASN yang dianggap mengedepankan kepentingan individu.

"Banyak prestasi satgas saber pungli yang kami apresiasi, namun jangan di coreng oleh oknum untuk sebuah kepentingan pribadi, dan jangan sampai hanya membuat resah sektor pendidikan banyak pungli di sektor lain," ungkapnya.

Terakhir, Selasa (19/7/22), Agus menjelaskan, dalam audiensi tersebut, MGP meminta agar diduga oknum itu dilakukan tindakan bahkan diberhentikan dari kapasitasnya sebagai bagian perangkat Satgas Saber Pungli Jabar.

"Kami akan sampaikan data, dan kami akan laporkan data tersebut, dan setelah itu kami minta agar diduga oknum itu ditindak," pungkasnya.@eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.