Bapanas: Program Stabilisasi Pangan Sasar Tiga Komoditas Utama
VISI.NEWS | JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dalam mengendalikan fluktuasi pangan menyasar tiga pangan pokok strategis di 2025.
Arief, mengatakan bahwa selain beras, program SPHP juga akan mencakup jagung pakan dan kedelai untuk mendukung ketahanan pangan dan kebutuhan masyarakat.
"Untuk program stabilisasi pasokan dan harga pangan yang diusulkan oleh Bapak Menko Pangan (Zulkifli Hasan) kemarin di Ratas (rapat terbatas) memang telah disetujui Bapak Presiden Prabowo. Target salurnya semakin besar dan menyasar tidak hanya beras, tapi ada pula jagung pakan dan kedelai," kata Arief dalam keterangan di Jakarta, Kamis (2/1/2024).
Ia menyampaikan bahwa program SPHP menjadi salah satu strategi intervensi pemerintah dalam mengendalikan fluktuasi harga pangan.
Langkah memasifkan SPHP di 2025, lanjut Arief, telah disetujui Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Terbatas (Ratas) di Istana Negara, JakartA, Senin (30/12/2024).
Ia menuturkan, program SPHP di 2025 mengalami eskalasi, baik jenis pangan pokok strategis yang disasar maupun target salurnya.
"Ini penting dilaksanakan seiring dengan peningkatan produksi yang akan dilakukan Pemerintah," katanya.
Arief, menyebutkan bahwa program SPHP di 2025 yang akan dikerjakan Perum Bulog melalui penugasan Bapanas nantinya meliputi beras dengan target salur 1,5 juta ton. Kemudian jagung pakan sebanyak 250 ribu ton dan kedelai 100 ribu ton.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!