IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Banyak Kendala Terjadi Pada Petani Ikan, Dudy : Pemprov Jabar Harus Turun Tangan

ED
Rabu, 5 Oktober 2022 | 14:28 WIB
Bagikan
Banyak Kendala Terjadi Pada Petani Ikan, Dudy : Pemprov Jabar Harus Turun Tangan

VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar), Dudy Pamuji menyebutkan, kelompok budi daya ikan bandeng tengah dihadapkan permasalahan matinya benih ikan bandeng atau nener yang mencapai 50 persen.

Kondisi ini terjadi di sebagian daerah di Jabar, dan sangat perlu untuk kemudian mendapat perhatian Pemprov Jabar melalui Dinas Kelautan dan Perikanan.

"Informasi ini muncul setelah banyak berdiskusi dengan para kelompok tani ikan khususnya bandeng, kendala yang dihadapi yakni terjadinya penurunan kualitas benih dan sumber daya air," katanya.

Ketidakstabilan lingkungan dan penerapan sistem terbuka tanpa tandon dan treatment air serta banyaknya burung pemangsa ikan-ikan kecil, lanjut Haji Dudy, menjadi bagian dari kendala yang dihadapi.

"Untuk mengatasi kendala tersebut masih diperlukan penelitian-penelitian oleh pihak UPTD dan kelompok tani, juga bekerja sama dengan pihak lain, sehingga kendala-kendala ini dapat diatasi," ujarnya.

Jika mendengar beberapa kendala yang dihadapi saat ini oleh para petani ikan khususnya bandeng, diketahui masih terdapat kendala lain yang menyangkut dengan aktivitas budidaya, tentunya ini harus menjadi perhatian khusus.

"Sebetulnya masih banyak kendala yang harus diselesaikan, kami komisi dua berharap kedepan pihak UPTD-UPTD dapat segera mengatasi permasalahan yang ada," ungkap Dudy.

Karena jika dibiarkan berlarut-larut, Dudy menambahkan akan sangat menggangu kegiatan para petani ikan, bahkan lebih dari itu, dan ini akan sangat berdampak pada terganggunya perekonomian para petani ikan.

"Jadi kami kira ini penting untuk kemudian segera dicarikan solusi terbaik untuk kelangsungan budidaya ikan khususnya bandeng, harus jadi perhatian khusus Pemprov Jabar," pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.