Banjir Tadi Malam, Jalan Sapan Bojongsoang dan Cidawolong Majalaya Tidak Bisa Dilalui Kendaraan
VISI.NEWS | BANDUNG - Akibat diguyur hujan tadi malam beberapa wilayah di Kabupaten Bandung kembali banjir, akibatnya beberapa ruas jalan tidak bisa dilalui kendaraan dan menimbulkan kemacetan.
Beredar di media sosial beberapa video dan foto yang dibagikan akun pribadi netizen yang tengah melintas di ruas jalan yang tergenang air dan mengakibatkan kemacetan hingga berjam-jam.
Titik banjir yang mengakibatkan kemacetan itu di Kecamatan Bojongsoang, Ciparay, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya. Banjir juga terjadi di beberapa titik di wilayah Kota Bandung tepatnya di Kecamatan Buahbatu yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bandung.
Pemantauan yang dilakukan VISI.NEWS, Sabtu (3/12/2022) dini hari disekitar wilayah Cidawolong Majalaya dan Manggungharja Ciparay tadi malam menunjukkan genangan air semakin meluap ke jalan raya dengan ketinggian sekitar 20-50 cm bahkan diperkirakan ada yang mencapai satu meter sehingga tidak bisa dilewati kendaraan.
Seorang pengendara roda dua, Esa Bayu Karlina warga Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk. Wanita yang mengendarai sepeda motor ini terpaksa diberhentikan oleh beberapa orang yang membantu menjaga dan mengarahkan agar tidak memaksakan melewati kawasan banjir itu.
"Mending putar arah teh, bisa lewat Rancaekek, atau ke Cimariuk muternya banyak yang mogok kalau dipaksain, " ucap seorang pria yang tengah mengarahkan kendaraan yang melewati Jalan Raya Laswi di Desa Cidawolong.
"Saya kira udah aman-aman aja dan bisa dilalui kendaraan karena hujannya sudah reda. Kalau dulu pasti lama surutnya ternyata sekarang pun masih sama," ungkap wanita yang baru pulang dari Majalaya, menyindir.
Banjir juga sebelumnya terjadi di Desa Pakutandang, Ciparay. Warga sekitar tidak bisa beraktivitas karena derasnya air yang meluap dan memasuki halaman rumah-rumah warga disekitar Faskes Puskesmas Pakutandang .
"Kami mendapati kiriman banjir dan sampah dari arah atas tapi berupa kayu, balok, pakaian bekas dan lain-lain dari dalam saluran air yang meluap sepanjang selokan ini," ungkap Zainal Abidin warga setempat.
Katanya, semenjak adanya pipa yang isinya kabel warna oranye yang di bor di dalam ruas saluran drainase kalau hujan air semakin sering meluap. "Dampaknya wilayah ini jadi sering tergenang air. Saya tahu pasangnya dulu beberapa tahun lalu ," ujar warga Kampung Cipaku RT 002/RW019 ini.
Warga berharap segera ada perhatian khusus, untuk meminimalisasi terjadinya banjir besar yang lebih parah."Kepada pemerintah agar bikin drainase tambahan," harap seorang warga setempat.@gustav
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!