Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Banjir Bandang Terjang Tiga Provinsi di Sumatra, 174 Orang Tewas

Desi Rossilawati
Sabtu, 29 November 2025 | 07:00 WIB
Bagikan
Banjir Bandang Terjang Tiga Provinsi di Sumatra, 174 Orang Tewas

VISI.NEWS | MEDAN - Banjir bandang melanda puluhan kabupaten dan kota di tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat, dalam beberapa hari terakhir. Bencana ini mengakibatkan terputusnya sejumlah jalur transportasi darat serta lumpuhnya akses komunikasi di beberapa wilayah terdampak.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto melaporkan total korban meninggal dunia mencapai 174 orang hingga Jumat (28/11/2025) malam Selain itu, sebanyak 79 orang masih dinyatakan hilang dan 12 lainnya mengalami luka-luka. Pemerintah telah menyalurkan bantuan darurat berupa paket sembako, perlengkapan kebersihan, kasur lipat, hingga makanan siap saji ke lokasi yang sudah dapat dijangkau.

"Per hari ini kami mendata korban meninggal dunia 116 dan 42 masih dalam pencarian. Tentu saja data ini akan berkembang terus masih ada titik-titik yang belum ditembus. Yang diindikasikan di lokasi longsor itu mungkin juga ada korban jiwa," ujar Suharyanto dalam keterangan resminya.

Sumatra Utara menjadi provinsi dengan jumlah korban jiwa tertinggi, yakni 116 orang meninggal dan 42 orang masih dalam pencarian. Korban tersebar di sejumlah daerah, antara lain Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, Kota Sibolga, Humbang Hasundutan, Padang Sidempuan, dan Pakpak Barat.

Banjir bandang juga menyebabkan banyak jalur transportasi terputus. Di antaranya, jalur nasional Sidempuan–Sibolga dan Sipirok–Medan yang terputus di beberapa titik. Di Kabupaten Mandailing Natal, sejumlah ruas jalan juga terputus akibat longsor. BNPB mengerahkan alat berat untuk membuka kembali akses.

Gangguan turut terjadi pada jaringan telekomunikasi. Untuk mengatasi hal ini, BNPB telah mendistribusikan layanan internet satelit ke titik pengungsian dan posko darurat.

"Starlink sudah didistribusikan ke pemerintah daerah, baik di titik pengungsian maupun di posko penanganan darurat," kata Suharyanto.

Di Provinsi Aceh, BNPB mencatat 35 orang meninggal dunia, 25 orang hilang, dan 8 orang mengalami luka-luka. Korban terbanyak tercatat di Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Aceh Tenggara. Sementara itu, pendataan masih berlangsung di Aceh Timur, Aceh Singkil, dan Aceh Utara.

"Ini akan berkembang terus datanya. Dan sementara yang terdata ada 35 jiwa yang meninggal dunia," ujar Suharyanto.

Jumlah pengungsi di Aceh mencapai 4.846 kepala keluarga yang tersebar di 20 kabupaten/kota, dengan titik pengungsian terbanyak berada di Kota Lhokseumawe. Akses transportasi darat di sejumlah wilayah juga terputus akibat rusaknya jalan nasional dan jembatan. Sejumlah daerah seperti Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah kini hanya bisa dijangkau melalui jalur udara dengan memanfaatkan bandara perintis.

Di Sumatra Barat, BNPB melaporkan 23 orang meninggal dunia, 12 orang hilang, dan 4 lainnya mengalami luka-luka. Korban tersebar di wilayah Padang Panjang, Tanah Datar, Agam, Kota Padang, serta Pasaman Barat.

Jumlah pengungsi sementara tercatat sekitar 3.900 kepala keluarga yang tersebar di beberapa titik, termasuk di Pesisir Selatan dan Kota Padang. Kerusakan infrastruktur juga terjadi, mulai dari lima jembatan rusak di Padang Pariaman hingga longsor di jalur nasional Bukittinggi–Padang.

"Jalur nasional dari Bukittinggi menuju Padang ini ada satu titik longsor di Kota Padang Panjang," ujar Suharyanto.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut bencana hidrometeorologi ini dipicu oleh Siklon Tropis Senyar yang melintasi wilayah Sumatra. Fenomena ini menyebabkan curah hujan tinggi disertai angin kencang serta gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan.

"Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di wilayah perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan," kata Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani.

Pemerintah pusat dan daerah masih terus melakukan upaya pencarian korban, pembukaan akses, serta percepatan distribusi bantuan logistik ke wilayah-wilayah terdampak. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.