Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Banjir Bandang Hantam Cililin, Wisata Lembah Curugan dan Sawah Warga Luluh Lantak

ED
Kamis, 4 Desember 2025 | 21:09 WIB
Bagikan
Banjir Bandang Hantam Cililin, Wisata Lembah Curugan dan Sawah Warga Luluh Lantak

VISI.NEWS | BANDUNG Banjir bandang menerjang Desa Mukapayung, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat (KBB), pada Kamis (4/12/2025) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari. Arus kecokelatan dari Sungai Cibitung mengalir deras dan membawa material lumpur yang langsung menghantam kawasan wisata Lembah Curugan Gunung Putri, serta merusak kolam budidaya ikan milik Bumdes dan sejumlah lahan pertanian warga.

Kepala Desa Mukapayung, Firman Supianto Hadi, mengatakan bahwa banjir terjadi tiba-tiba dan langsung berdampak pada empat RW. “Air besar datang dari arah Sungai Cibitung. Yang terdampak itu RW 12, 15, 18, dan 16,” ujarnya saat dikonfirmasi. Ia menambahkan bahwa sejak pukul 13.00 WIB hujan turun tanpa henti hingga sore hari, dan situasi belum sepenuhnya stabil. “Sampai pukul 16.30 hujan masih berlangsung dan debit air juga masih besar,” katanya.

Firman menjelaskan bahwa hantaman air bukan hanya merusak area wisata, tetapi juga mengganggu aktivitas ekonomi warga. Menurutnya, sejumlah fasilitas kuliner di kawasan wisata rusak, kolam ikan Bumdes terendam lumpur, serta sawah warga mengalami kerusakan parah. “Objek wisata, tempat kuliner, aset Bumdes seperti kolam ikan, dan lahan pertanian warga semuanya terkena dampaknya. Untuk saat ini belum sampai ke permukiman karena jaraknya cukup jauh,” jelasnya. Di beberapa titik, longsor juga dilaporkan muncul, mengikuti intensitas hujan tinggi yang berlangsung sejak siang.

Pemerintah Desa Mukapayung kini menurunkan tim untuk melakukan asesmen lapangan guna memastikan tingkat kerusakan dan kebutuhan penanganan mendesak. Firman memastikan bahwa situasi terkendali dan tidak ada korban jiwa. “Kami sudah imbau warga agar tetap waspada jika hujan lebat turun kembali. Prioritas kami saat ini adalah memastikan keamanan warga dan memetakan semua titik yang terdampak,” tuturnya.

Hingga malam, pemantauan kondisi sungai dan wilayah sekitar masih terus dilakukan untuk mencegah risiko lanjutan akibat cuaca ekstrem. @kanaya

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.