Bangkok Hadapi Polusi Udara Terburuk Sejak 2020
Editor
Desi Rossilawati
Jumat, 24 Januari 2025 | 22:25 WIB
VISI.NEWS | BANGKOK - Sebanyak 352 sekolah di Bangkok, Thailand, ditutup pada Jumat (24/1/2025) akibat memburuknya kualitas udara. Menurut data IQAir, Bangkok menduduki peringkat ketujuh sebagai kota besar paling tercemar di dunia. Polusi udara di kota tersebut telah menjadi masalah musiman selama bertahun-tahun, terutama selama musim dingin ketika suhu rendah dan udara stagnan bercampur dengan asap kendaraan dan pembakaran sisa tanaman.
Tingkat polutan PM2.5, mikropartikel berbahaya yang dapat masuk ke aliran darah, tercatat mencapai 108 mikrogram per meter kubik, jauh melebihi rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang menetapkan batas aman rata-rata 24 jam sebesar 15 mikrogram.
Otoritas Bangkok telah meminta sekolah-sekolah di daerah dengan tingkat PM2.5 tinggi untuk menutup operasional sementara dan mendorong warga bekerja dari rumah. Pada Kamis sebelumnya, lebih dari 250 sekolah telah ditutup dengan alasan serupa.
Sebagai langkah penanggulangan, Menteri Dalam Negeri Thailand Anutin Charnvirakul memerintahkan larangan pembakaran jerami yang menjadi salah satu penyebab utama polusi. Sementara itu, Perdana Menteri Paetongtarn Shinawatra menyerukan kerja sama lebih besar, termasuk pembatasan pembangunan dan kolaborasi dengan negara-negara tetangga. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!