Bangkitnya Airbus A380: Meningkatnya Permintaan Pesawat Super Jumbo Pasca-Pandemi
Editor
Desi Rossilawati
Sabtu, 9 November 2024 | 23:35 WIB
VISI.NEWS | EROPA - Beberapa bulan terakhir, media global melaporkan kembali meningkatnya permintaan akan pesawat Airbus A380, yang kini semakin banyak dioperasikan oleh maskapai-maskapai penerbangan internasional. Dampaknya terasa di Indonesia, di mana maskapai Emirates mulai menggunakan Airbus A380 pada rute Dubai-Denpasar sejak 1 Juni 2023. Pada 1 September 2024, Emirates menambah dua unit A380 lagi, menjadikan frekuensi penerbangan Dubai-Denpasar mencapai 14 kali seminggu dengan pesawat super jumbo ini.
Airbus A380, yang dapat mengangkut hingga 878 penumpang beserta kru, kembali menjadi pilihan utama maskapai-maskapai besar setelah masa pandemi Covid-19. Berat total pesawat ini saat lepas landas bisa mencapai 575.000 kg, setara dengan 340 mobil Kijang Innova. Kembalinya Airbus A380 ke jalur penerbangan internasional pasca-pandemi ini disebabkan oleh lonjakan permintaan penumpang dan kebutuhan akan kapasitas yang besar untuk mengakomodasi rute-rute dengan volume tinggi.
Hingga saat ini, ada sepuluh maskapai internasional yang masih mengoperasikan Airbus A380, seperti Emirates, Singapore Airlines, dan British Airways. Beberapa maskapai lainnya, seperti Malaysia Airlines dan Air France, sebelumnya menghentikan operasional A380 karena rendahnya tingkat isian penumpang. Namun, dengan pulihnya sektor perjalanan udara pasca-pandemi, maskapai-maskapai seperti Singapore Airlines dan British Airways kembali mengoperasikan seluruh armada A380 mereka.
Emirates, yang merupakan operator terbesar A380, saat ini mengoperasikan 123 unit pesawat tersebut, termasuk untuk penerbangan Dubai-Denpasar. Selain itu, maskapai baru bernama Global Airlines juga berencana untuk menggunakan empat unit Airbus A380 mulai 2025 untuk melayani rute London-New York dan London-Los Angeles.
Pandemi Covid-19 menyebabkan keterlambatan produksi pesawat alternatif seperti Boeing 777, Boeing 787, dan Airbus A350, yang membuat maskapai semakin mengandalkan Airbus A380. Dengan meningkatnya permintaan perjalanan udara dan terbatasnya pilihan pesawat lebar badan, Airbus A380 dipandang sebagai solusi efektif untuk mengatasi kepadatan penumpang dan rute yang sibuk. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!