Bandung Terancam Rusuh: Kang Sony Ingatkan Warga Jangan Terjebak Provokasi
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 2 September 2025 | 14:55 WIB
VISI.NEWS | BANDUNG - Seruan keras datang dari salah satu tokoh pemuda, Sony Teguh Prasetya (STP) yang mengingatkan masyarakat Kota Bandung untuk tidak terprovokasi dengan aksi-aksi yang bersifat anarkis maupun kriminal.
Menurutnya, demokrasi tidak boleh ditafsirkan sebagai ruang untuk merusak dan menghancurkan, melainkan sebagai wadah persatuan demi kepentingan bersama.
“Bangsa ini hanya akan berdiri tegak bila rakyatnya mampu menjaga akal sehat, menahan amarah, serta memilih jalan damai di tengah perbedaan,” tegas Kang Sony, dikonfirmasi Selasa (2/9/2025).
Ia menegaskan, demokrasi seharusnya menjadi ruang yang melahirkan gagasan positif, bukan penderitaan baru.
“Tanpa kesabaran, kedewasaan, dan penghormatan terhadap hak hidup sesama, perjuangan hanya akan menambah luka dan merusak martabat bangsa sendiri,” ujarnya.
Kang Sony menegaskan dukungannya terhadap hak demokrasi dan kebebasan berekspresi setiap warga negara. Namun, ia mengingatkan bahwa penyampaian aspirasi tidak boleh dilakukan dengan cara-cara yang merugikan orang lain, seperti merusak fasilitas, menjarah, atau bahkan melukai sesama rakyat.
“Demokrasi akan kehilangan makna jika perjuangan yang seharusnya luhur berubah menjadi tindakan anarkis yang justru melukai rakyat sendiri,” tambahnya.
Kang Sony yang juga merupakan salah satu yang mendeklarasikan Bandung Kondusif dengan menyatukan semua elemen kelompok pemuda (Brigez, XTC, Moonraker, GBR). Meminta secara tegas kepada keluarga besar, sahabat, kawan, hingga saudara-saudaranya agar tidak terlibat dalam aksi provokasi yang bersifat destruktif. Menurutnya, aksi anarkis hanya akan menyengsarakan rakyat lainnya, bahkan berpotensi menghilangkan nyawa orang lain.
“Tindakan seperti itu bukanlah jalan keluar, melainkan menambah luka, memperlebar jurang perpecahan, dan merusak nilai kebersamaan yang kita junjung tinggi,” katanya.
Pesan moral ini menjadi peringatan penting bagi warga Bandung untuk tetap menjaga persatuan, terutama di tengah situasi politik dan sosial yang rawan dimanfaatkan pihak-pihak tertentu. Ia menegaskan, jalan damai adalah solusi terbaik agar aspirasi rakyat tersampaikan tanpa harus menimbulkan penderitaan baru.
Ia berharap agar warga Bandung selalu mengutamakan akal sehat, menolak segala bentuk provokasi, dan bersama-sama menjaga martabat bangsa melalui demokrasi yang beradab.
@gvr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!