IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Bandung Kukuhkan Diri Sebagai Ibu Kota Asia Afrika Lewat Festival Internasional 2025

Desi Rossilawati
Sabtu, 18 Oktober 2025 | 13:14 WIB
Bagikan
Bandung Kukuhkan Diri Sebagai Ibu Kota Asia Afrika Lewat Festival Internasional 2025

VISI.NEWS | KOTA BANDUNG - Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, secara resmi membuka gelaran Asia Africa Festival (AAF) 2025 pada Sabtu (18/10/2025).

Festival yang berlangsung di sepanjang Jalan Asia Afrika ini menjadi penanda babak baru perjalanan Bandung sebagai simbol persahabatan lintas benua, 70 tahun setelah Konferensi Asia Afrika (KAA) 1955.

“Bandung kini memasuki babak baru sebagai ibu kota Asia Afrika di era modern. Sebuah era di mana batas-batas antarnegara semakin cair dan kolaborasi lintas topik menjadi pendorong utama kemajuan global,” ujar Erwin dalam sambutannya.

Erwin menjelaskan, AAF 2025 bukan sekadar pesta budaya, tetapi juga wujud nyata diplomasi antarbangsa yang diekspresikan melalui musik, seni, kuliner, busana, dan kreativitas. Ia menambahkan, kehadiran delegasi dari berbagai negara Asia dan Afrika memperkuat makna festival ini sebagai ajang pertemuan keberagaman dan persahabatan internasional.

Lebih lanjut, Erwin menyebut bahwa pelaksanaan AAF 2025 merupakan bagian dari Komitmen Pemerintah Kota Bandung 2025–2030 untuk memperkuat peran Bandung dalam jaringan diplomasi dunia.

“Kami ingin Bandung bukan hanya dikenal karena sejarahnya, tetapi juga karena kemampuannya menjembatani bangsa-bangsa melalui budaya,” ucapnya.

Menurut Erwin, semangat Asia Afrika saat ini telah berubah dari perjuangan kemerdekaan menjadi perjuangan melawan kemiskinan, ketimpangan, perubahan iklim, dan disinformasi global.

Ia berharap, festival ini dapat membuka peluang kolaborasi baru dalam bidang ekonomi kreatif dan kuliner, sekaligus menumbuhkan jaringan komunitas di tingkat internasional.

“Yang terpenting, warisan Bandung sebagai simbol perdamaian dunia harus terus terjaga,” tutup Erwin. @kanesa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.