Bandung Batasi Pembuangan Sampah ke TPA Sarimukti
PA Sarimukti, di Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (16/4/2024)./visi.news/Adpim Jabar.
Saat ini, Pemkot Bandung mengakui bahwa kemampuan pengelolaan sampah mandiri baru mencapai sekitar 22 persen dari total produksi harian. Artinya, sebagian besar sampah masih bergantung pada sistem angkut-buang ke TPA Sarimukti.
Menurut data pemerintah kota, produksi sampah harian Bandung mencapai sekitar 1.380 ton. Dari jumlah tersebut, sekitar 400 ton dapat dikelola secara mandiri, sementara sisanya masih dikirim ke TPA Sarimukti. Dengan keterbatasan kuota mingguan, pengiriman tersebut kerap mencapai batas maksimal lebih cepat dari jadwal.
Dalam konteks analisis kebijakan, situasi ini memperlihatkan urgensi transformasi sistem pengelolaan sampah perkotaan dari model konvensional menuju pendekatan berbasis pengurangan dari sumber, daur ulang, dan pengolahan lokal. Tanpa perubahan signifikan, tekanan terhadap TPA akan terus meningkat seiring pertumbuhan volume sampah.
Pemkot Bandung sendiri menyatakan masih mencari solusi jangka panjang agar ketergantungan terhadap TPA Sarimukti dapat dikurangi secara bertahap. Namun, untuk saat ini, penyesuaian operasional di tingkat wilayah menjadi langkah paling realistis untuk menjaga agar sistem pengelolaan sampah tetap berjalan. @desi
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!