Bandara IKN Resmi Terdaftar dengan Kode WALK, Kemenhub Targetkan Penerbangan Komersial 2026

Desi Rossilawati
Jumat, 15 November 2024 | 21:50 WIB
Bagikan
Bandara IKN Resmi Terdaftar dengan Kode WALK, Kemenhub Targetkan Penerbangan Komersial 2026
VISI.NEWS | IKN - Bandara Ibu Kota Nusantara (IKN) kini resmi terdaftar secara internasional dengan kode WALK dari Internasional Civil Aviation Organization (ICAO). Seiring dengan pencapaian tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menargetkan bandara ini dapat mulai melayani penerbangan komersial pada tahun 2026. Wakil Menteri Perhubungan, Suntana, menjelaskan bahwa keputusan untuk memulai penerbangan komersial masih memerlukan proses, meskipun bandara IKN berpotensi melayani penerbangan domestik, internasional, dan kargo di masa depan. "Nanti lihat perkembangannya, kita lihat perkembangannya. Kan ada tahap-tahapan, ada tahap-tahapan di bandara manapun ada tahap-tahapan. Bisa saja domestik, nanti berkembang jadi internasional. Nanti berkembang dari mulai penumpang. Jadi karena memang banyak barang yang masuk itu, bisa menjadi plus kargo dan yang lain-lain. Jadi situasional, dinamis ya," kata Suntana, Kamis (14/11/2024). Sebelumnya, bandara yang kini dikenal sebagai Bandara Internasional Nusantara dirancang sebagai bandara VVIP. Untuk mengalihfungsikannya menjadi bandara komersial, diperlukan revisi terhadap Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 31 Tahun 2023 mengenai Percepatan Pembangunan dan Pengoperasian Bandar Udara Very Very Important Person (VVIP) guna mendukung Ibu Kota Nusantara. Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Perhubungan Suntana mengatakan bahwa revisi Perpres ini tidak tertutup kemungkinan untuk dilakukan, meskipun dia menekankan perlunya pemantauan perkembangan lebih lanjut dalam dua tahun ke depan. Dengan demikian, bandara IKN diharapkan dapat mulai beroperasi secara umum atau komersial pada 2026. "Kita kan lihat dulu, setahun, dua tahun. Nggak bisa langsung juga. Jangan sampai kita membuat satu aturan yang akhirnya menjadi useless, tidak dipedomani. Kita berharap lah (2026). Kita berdoa bersama untuk kepentingan masyarakat," jelas Suntana. "Kita tetap menindaklanjuti pembangunan yang di sana dalam segala aspek, baik aspek dalam bidang transportasi, kesiapan bandara, status bandara, dan yang lain-lainnya. Prinsipnya akan kita terus tindaklanjuti sesuai target yang ada," terangnya. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.