Bakamla Tanggapi Soal Penyelundupan Imigran Rohingya Masuk RI melalui Laut
Editor
Desi Rossilawati
Selasa, 12 November 2024 | 07:30 WIB
VISI.NEWS | JAKARTA - Kepala Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah, memberikan tanggapan terkait pertanyaan anggota Komisi I DPR RI mengenai penyelundupan imigran Rohingya ke Indonesia, khususnya ke pesisir Sumatra, menggunakan kapal kayu dari laut dalam beberapa waktu terakhir. Dalam rapat dengan Komisi I DPR pada Senin (11/11/2024), Irvansyah menjelaskan bahwa untuk menjaga keamanan jalur laut, pihaknya telah bekerja sama dengan TNI AL dan melakukan patroli bersama di daerah yang diduga menjadi jalur masuk utama bagi pengungsi Rohingya.
"Kalau Rohingya sudah kerjasama dengan TNI AL, di Utara Aceh kita sudah taruh unsur patroli kita di sana dan diatur sektor dan pergantiannya di laut. Dampaknya lumayan, sudah tidak ada yang masuk lagi," kata Irvansyah dalam rapat dengan Komisi I DPR, Jakarta, Senin (11/11/2024).
Selain di Aceh Utara, Bakamla juga melakukan koordinasi dengan TNI AL untuk menggelar patroli di perairan Laut Natuna Utara. Dalam rapat dengan Komisi I DPR RI, Laksamana Madya TNI Irvansyah menyampaikan bahwa Bakamla dan TNI AL secara rutin berkoordinasi agar kapal patroli selalu aktif di wilayah-wilayah tersebut. Mereka juga bergiliran berjaga di perairan Laut Natuna guna mengantisipasi penyelundupan imigran Rohingya ke Indonesia.
"Walaupun kapalnya sedikit. Tapi harus selalu ada di laut kita gantian dengan AL, kapan Bakamla ke laut, kapan AL ke laut, kapan istirahat, kapan perbaikan kapalnya," ucap dia. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!