IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Bagaimana Cara Tiongkok Mendorong Babak Baru Pembangunan Desa?

ED
Selasa, 1 November 2022 | 07:41 WIB
Bagikan
Bagaimana Cara Tiongkok Mendorong Babak Baru Pembangunan Desa?

VISI.NWWS | BEIJING - Mengandalkan kemenangan dalam pengentasan kemiskinan absolut, Tiongkok kini siap memasuki babak baru pembangunan pertanian dan desa sebagai bagian dari revitalisasi pedesaan secara gencar.

Laporan untuk Kongres Nasional Partai Komunis Tiongkok (CPC) Ke-20 menekankan, Tiongkok akan terus memprioritaskan pembangunan sektor pertanian dan desa, mengonsolidasikan dan memperluas pencapaian pengentasan kemiskinan, serta memperkuat landasan ketahanan pangan pada seluruh sisi.

Dalam kunjungan kerja pertama setelah Kongres Nasional CPC Ke-20 berakhir, Presiden Tiongkok Xi Jinping menggarisbawahi pentingnya peningkatan revitalisasi pedesaan secara menyeluruh, serta bekerja keras mencapai modernisasi pertanian dan pedesaan.

Menurut Xi, prioritas pembangunan sektor pertanian dan pedesaan harus dilakukan, serta mengonsolidasikan dan memperluas pencapaian Tiongkok dalam pengentasan kemiskinan. Hal ini disampaikan Xi saat berkunjung ke Yan'an, Provinsi Shaanxi, Tiongkok Barat Laut, serta Kota Anyang, Provinsi Henan, Tiongkok Tengah, dari Rabu-Jumat lalu.

Meningkatkan revitalisasi pedesaan

Setelah turun dari kereta, Rabu sore lalu, Xi langsung menuju desa Nangou di Yan'an.

Di sebuah lahan perkebunan, Xi berbincang dengan warga desa setempat, dan bertanya tentang cara membudidayakan pohon apel dan mengambil buahnya, spesies apel yang ditanam, serta harga jual dan pendapatan mereka. Dia juga menanyakan cara desa mengembangkan budi daya apel dan industri lain.

Xi berkata, dia sempat tinggal di sebelah utara Shaanxi selama tujuh tahun. Pada saat itu, dia menyaksikan kondisi kehidupan warga desa yang tergolong berat. Dia pun memikirkan cara meningkatkan kehidupan mereka.

"Kini, warga desa memiliki pekerjaan dan pendapatan yang stabil, sedangkan, anak-anak memiliki pendidikan yang baik, dan warga lansia terproteksi oleh asuransi kesehatan," ujar Xi. "Kehidupan semakin baik."

Seperti dijelaskan Xi, "Perubahan di Shaanxi Utara mencerminkan perubahan di Tiongkok." Beberapa tahun terakhir menjadi momen perkembangan positif dalam pembinaan industri desa, peningkatan aplikasi teknologi pertanian, dan pembangunan wilayah desa yang indah sekaligus revitalisasi pedesaan.

Menurut Kementerian Pertanian dan Pedesaan Tiongkok, pendapatan warga desa yang siap dibelanjakan per kapita mencapai RMB 18.931 (sekitar US$ 2.981,96) pada 2021, atau mengalami kenaikan 9,7% secara riil.

Peningkatan taraf hidup di desa menjadi bagian dari pelaksanaan strategi revitalisasi pedesaan. Menurut Hong Tianyun, Deputy Head, National Rural Revitalization Administration, lebih dari 40 juta kamar kecil di rumah desa telah direnovasi, sedangkan, tingkat pengolahan air buangan di desa tercatat sekitar 28% sejak Tiongkok meluncurkan program peningkatan lingkungan pedesaan selama tiga tahun pada 2018.

Mendorong kerja keras

Xi mendorong semangat kewirausahaan dalam bentuk kemandirian dan kerja keras ketika berkunjung ke Hongqi Canal, atau Red Flag Canal, di Kota Linzhou, Provinsi Henan, Tiongkok Tengah, Jumat pagi.

Kanal ini, proyek irigasi dan fasilitas teknik penting pada 1960-an, dibangun oleh warga lokal selama hampir 10 tahun. Kanal ini dibangun di Gunung Taihang yang curam agar air mengaliri Kabupaten Linxian yang dilanda kekeringan, wilayah yang kini bernama Kota Linzhou.

Red Flag Canal sendiri adalah monumen tentang semangat kepahlawanan rakyat di Kabupaten Linxian yang pantang menyerah atau mundur, seperti dijelaskan Xi.

Dia mengimbau agar generasi muda melanjutkan semangat tersebut dan berkontribusi terhadap pencapaian Target 100 Tahun Kedua, yakni membangun Tiongkok sebagai negara sosialis modern besar dalam seluruh aspek. "Kita hidup di era yang luar biasa, dan harus mengikuti perkembangannya."

"Kebanggaan budaya"

Ketika berkunjung ke Kota Anyang, Tiongkok Tengah, Xi juga menggarisbawahi pentingnya membangun kebanggaan budaya saat berada di Yin Ruins, Jumat sore.

Lokasi ini merupakan peninggalan arkeologis dari kota kuno Yin, ibu kota terakhir Dinasti Shang (1600-1046 B.C.). Prasasti yang terbuat dari tulang ditemukan di antara puing-puing, dan dianggap sebagai prasasti tertua di Tiongkok.

Pada 1928, arkeolog Tiongkok menemukan kompleks reruntuhan yang kemudian tercantum dalam Daftar Warisan Dunia pada 2006 oleh UNESCO.

Menurut Xi, kebudayaan tradisional Tiongkok dapat dilestarikan secara lebih baik lewat penggalian, penelitian, dan perlindungan relik kebudayaan.

Dia juga mengimbau agar rakyat Tiongkok meningkatkan kebanggaan atas kebudayaan Tiongkok, serta semakin percaya diri dan bangga.@mpa

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.