IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026 IKAPJ Santuni 448 Anak Yatim dan Dhuafa dalam Peringatan Maulid Nabi di Polije 28 Aug 2026 Dari Tenaga Honorer, Muhamad Dahlan Kini Pimpin SDN Girimekar dengan Program Pendidikan Berkarakter 28 Aug 2026 Harga Tiket Mahal, The Jakmania Boikot Laga Persija vs Brisbane Roar 28 Aug 2026 Hasil FP1 MotoGP Aragon 2026, Marc Marquez Tercepat 28 Aug 2026 Jadwal Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026 Lengkap 28 Aug 2026 Toyota Camry Terbakar di Tol MBZ Arah Cikampek 28 Aug 2026 Destry Damayanti Resmi Jadi Gubernur Bank Indonesia 2026-2031 28 Aug 2026 Pesawat Tempur F-16 Lalu-lalang di Jakarta, Ini Penjelasan TNI AU 28 Aug 2026 3 Faktor Gaya Hidup yang Bisa Picu Penuaan Dini 28 Aug 2026 Ahli Ungkap Waktu Tidur yang Tepat untuk Jaga Energi 28 Aug 2026

Atasi Banjir, Ahmad : Pemprov Dan Pemkab Bandung Harus Berinivasi Atasi Banjir

ED
Rabu, 5 Oktober 2022 | 23:57 WIB
Bagikan
Atasi Banjir, Ahmad : Pemprov Dan Pemkab Bandung Harus Berinivasi Atasi Banjir
VISI.NEWS | BANDUNG - Anggota DPRD Jawa Barat (Jabar) Fraksi Golkar Ahmad Hidayat, mendorong
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar dan Pemda Kabupaten Bandung, untuk merealisasikan berbagai
inovasi dalam penanganan dan pencegahan banjir.
Pasalnya, penomena banjir di Kabupaten Bandung tersebut sudah menjadi masalah yang kerap dihadapi
oleh masyarakat, sehingga patut untuk segera diselesaikan.
“Terkadang ketinggian banjir di permukiman itu bisa mencapai 90 sentimeter, bahkan lebih, fenomena
ini harus segera dicarikan solusinya harus segera diselesaikan,” katanya.
Banjir yang merendam permukiman warga disebabkan hujan dengan intensitas sangat tinggi dan luapan
sungai yang melintasi lingkungan pemukiman warga masyarakat, akibatnya banjir merendam rumah
warga.
"Selain intensitas hujan yang tinggi, banjir juga kerap dipicu luapan air sungai, serta diperkirakan karena
saluran air yang sudah tidak berfungsi, akibatnya rumah warga terutama yang berada di sekitar sungai
kebanjiran,” sambungnya.
Terlepas apapun yang kemudian menjadi penyebab banjir kerap terjadi di berbagai wilayah Kabupaten
Bandung, dibutuhkan penanganan yang menyeluruh dari hulu sampai hilir sungai melalui berbagai
inovasi.
“Perlu adanya penangan yang super perhatian baik dari provinsi atau kabupaten, sehingga masalah
banjir ini dapat kita pecahkan selesaikan dan akhiri,” ungkap Ahmad.
Untuk itu, sebagai legislator asal dapil Kabupaten Bandung, Ahmad menghimbau agar masyarakat selalu
waspada serta memantau perkembangan dan intensitas hujan agar bisa mempersiapkan diri sebelum
banjir merendam permukiman di musim hujan ini.
“Waspada memang paling diutamakan saat ini, mengingat musim penghujan dan cuaca dianggap cukup
ekstrem terjadi di Kabupaten Bandung,” pungkasnya. @eko

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.