Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Atap Madrasah di Sukabumi Ambruk Diterpa Hujan Disertai Angin

Desi Rossilawati
Minggu, 6 Juli 2025 | 20:39 WIB
Bagikan
Atap Madrasah di Sukabumi Ambruk Diterpa Hujan Disertai Angin
VISI.NEWS | SUKABUMI - Atap bangunan sebuah madrasah di Kampung Cipari Girang, Desa Cisaat, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, ambruk pada Sabtu (5/7/2025) malam. Selain atap, dinding madrasah itu roboh. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cicurug M. Abdul Rizki menuturkan peristiwa itu terjadi pada pukul 22.00 WIB. Menurut dia, ambruknya atap serta robohnya dinding madrasah itu disebabkan hujan deras disertai angin. “Tidak ada korban jiwa atau luka dalam peristiwa ini,” ujar Rizki kepada visi.news, Minggu (6/7/2025). Lebih lanjut Rizki menyatakan akibat kejadian ini madrasah untuk sementara waktu tidak bisa dipakai untuk kegiatan pengajian. “Untuk pengajian sementara waktu dipindahkan dulu ke rumah guru,” katanya. Dia menuturkan BPBD bersama perangkat desa, Babinsa, babinsa Tagana serta relawan telah melakukan assessment, adapun kebutuhan mendesak saat ini adalah material bangunan. @andri

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.