AS Kembali Naikkan Tarif Impor: Trump Sasar China, Kanada, dan Meksiko
Editor
Desi Rossilawati
Rabu, 22 Januari 2025 | 18:30 WIB
VISI.NEWS | AMERIKA SERIKAT - Presiden AS Donald Trump, pada hari kedua masa jabatan keduanya, mengumumkan rencana penerapan tarif baru sebesar 10% untuk barang asal China. Tarif ini dijadwalkan mulai berlaku pada 1 Februari 2025.
"Kita berbicara tentang tarif 10% untuk China berdasarkan fakta bahwa mereka mengirim fentanil ke Meksiko dan Kanada. Mungkin tanggal 1 Februari adalah tanggal yang kita lihat," katanya.
Langkah Trump langsung memengaruhi nilai Yuan China, yang melemah terhadap dolar AS. Hubungan dagang antara AS dan China telah menjadi fokus negosiasi di tengah meningkatnya ketegangan terkait surplus perdagangan China sebesar USD 361 juta dengan AS pada 2024.
"Jika AS mengenakan tarif tambahan sebesar 10% pada China dan China menanggapinya dengan cara yang sama, PDB AS akan berkurang US$55 miliar selama empat tahun pemerintahan Trump kedua, dan US$128 miliar lebih sedikit di China," kata Peterson Institute for International Economics yang berbasis di AS.
Selain China, Trump juga mempertimbangkan tarif 25% pada Kanada dan Meksiko, mengkritik keduanya karena dianggap melonggarkan kontrol perbatasan terhadap imigran.
"Kami berpikir dalam hal 25% (pungutan) terhadap Meksiko dan Kanada, karena mereka mengizinkan sejumlah besar orang melintasi perbatasan," ungkapnya
Menteri Keuangan Kanada, Dominic LeBlanc, menanggapi dengan menyatakan bahwa Kanada siap menghadapi berbagai skenario yang mungkin diterapkan AS.
"Mungkin dia telah membuat keputusan untuk menangguhkan ancaman tarif terhadap sejumlah negara. Kita akan menunggu dan melihat," ujar LeBlanc.
"Tuan Trump sebelumnya tidak dapat diprediksi, jadi tugas kami adalah memastikan kami siap menghadapi skenario apapun." tambhanya. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!