Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

AS-Iran Setujui Gencatan Serangan, Berunding di Qatar Pekan Ini

Desi Rossilawati
Senin, 29 Juni 2026 | 10:38 WIB
Bagikan
AS-Iran Setujui Gencatan Serangan, Berunding di Qatar Pekan Ini

Amerika Serikat (AS) dan Iran./visi.news/ist.

VISI.NEWS - Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan sepakat untuk menghentikan saling serang setelah meningkatnya ketegangan pada akhir pekan. Kedua negara juga berencana melanjutkan pembicaraan di Doha, Qatar, untuk membahas sengketa terkait Selat Hormuz.

Seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya, seperti dilaporkan Axios dan dikutip Anadolu Agency, Senin (29/6/2026), menyatakan bahwa Washington telah memutuskan untuk menghentikan serangan terhadap Teheran.

Laporan Axios pada Minggu (28/6/2026) menyebutkan bahwa aksi saling serang antara AS dan Iran dipicu oleh perbedaan penafsiran terhadap nota kesepahaman (MoU) terkait penghentian konflik, khususnya mengenai ketentuan di Selat Hormuz, jalur strategis pengiriman minyak dan gas.

"Kami memutuskan untuk menghentikan semua aktivitas kinetik," kata seorang pejabat senior AS kepada Axios, menggunakan istilah militer yang merujuk pada serangan atau tindakan ofensif lainnya.

Menurut laporan tersebut, kedua negara dijadwalkan bertemu di Doha pada Selasa (30/6/2026) untuk membahas kembali sengketa terkait Selat Hormuz.

Dalam MoU yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump dan Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada 17 Juni, Iran berkomitmen untuk menjamin keamanan pelayaran kapal komersial yang melintasi wilayah tersebut, sementara AS sepakat mencabut blokade laut terhadap pelabuhan Iran.

Dalam pembicaraan lanjutan di Swiss pekan sebelumnya, Wakil Presiden AS JD Vance bersama delegasi Iran juga menyepakati pembentukan saluran komunikasi langsung antara militer AS dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk mengoordinasikan lalu lintas maritim di Selat Hormuz.

Namun, hingga Sabtu (27/6/2026), saluran komunikasi tersebut belum beroperasi, di tengah pernyataan Iran yang menegaskan bahwa kapal-kapal harus tetap berkoordinasi dengan otoritas setempat saat melintas di Selat Hormuz.

Halaman :

1 2

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.