Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

 AS–Iran Mulai Negosiasi Damai, Ini POV-nya

ED
Minggu, 12 April 2026 | 08:11 WIB
Bagikan
 AS–Iran Mulai Negosiasi Damai, Ini POV-nya

VISI.NEWS | ISLAMABAD - Delegasi dari Amerika Serikat dan Iran resmi tiba di Islamabad pada Sabtu (11/04/2026) untuk memulai putaran penting perundingan damai. Pertemuan ini menjadi sorotan dunia karena akan menentukan arah konflik yang sebelumnya memanas selama 40 hari.

Kedatangan delegasi tingkat tinggi dari kedua negara menandai keseriusan upaya diplomasi, meski berbagai isu krusial masih membayangi jalannya negosiasi. Berikut point of views (POV) dari perundingan tersebut:

Kehadiran Tokoh Kunci Dunia

Delegasi Amerika Serikat dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance yang disambut langsung oleh pejabat tinggi Pakistan, termasuk Menteri Luar Negeri Mohammad Ishaq Dar.

JD Vance tidak sendiri. Ia didampingi oleh:

  • Steve Witkoff (Utusan Khusus AS)
  • Jared Kushner (penasihat Presiden)

Sementara dari pihak Iran, hadir sejumlah pejabat penting, di antaranya:

  • Abbas Araghchi
  • Ali Akbar Ahmadian
  • Abdolnaser Hemmati

Poin-Poin Penting dalam Perundingan

Berikut isu utama yang menjadi penentu berhasil atau tidaknya negosiasi:

1. Proposal Damai yang Berbeda Arah

  • Presiden Donald Trump menyebut Iran mengajukan proposal 10 poin sebagai dasar negosiasi.
  • Iran justru mengklaim ada skema 15 poin yang lebih luas.
  • Perbedaan ini menunjukkan belum adanya kesepahaman awal.

2. Ancaman dari Konflik Regional

  • Serangan Israel terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon berpotensi menggagalkan perundingan.
  • Presiden Iran Masoud Pezeshkian menegaskan Iran siap merespons jika sekutunya diserang.

3. Selat Hormuz Jadi Titik Kritis

  • Jalur vital energi dunia, Selat Hormuz, menjadi sumber ketegangan.
  • Hanya sedikit kapal yang melintas, dengan ribuan pelaut masih terjebak.
  • Iran bahkan membuka jalur alternatif karena ancaman ranjau laut.

4. Tuduhan dan Tekanan dari AS

  • Trump menuding Iran menghambat pelayaran dan bahkan memungut biaya hingga jutaan dolar untuk kapal tanker.
  • AS memperingatkan praktik tersebut bisa memperkeruh situasi global.

5. Isu Nuklir yang Tak Pernah Usai

  • AS menuntut Iran menghentikan pengayaan uranium.
  • Iran bersikukuh program nuklirnya untuk tujuan damai.
  • Konflik ini mengingatkan kembali pada kesepakatan Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) yang kini dipertanyakan kelanjutannya.

6. Sanksi dan Aset Beku

  • Iran menuntut pencairan sekitar 120 miliar dolar aset yang dibekukan.
  • Permintaan ini menjadi salah satu syarat utama sebelum kesepakatan damai tercapai.

Peran Pakistan sebagai Penengah

Perundingan ini tidak lepas dari peran Shehbaz Sharif yang menggagas gencatan senjata dua minggu. Pakistan kini menjadi aktor penting dalam menjaga stabilitas kawasan melalui jalur diplomasi.

Jaringan Sekutu Iran Jadi Sorotan

Iran juga mendapat tekanan terkait jaringan sekutunya di Timur Tengah, seperti:

Aliansi ini disebut sebagai “poros perlawanan” oleh Iran, namun dianggap ancaman oleh AS dan Israel.

Situasi Ekonomi dan Tekanan Domestik

Di dalam negeri, Iran menghadapi tekanan ekonomi akibat sanksi panjang. Banyak warga menginginkan pemerintah lebih fokus pada kesejahteraan domestik dibandingkan dukungan ke luar negeri.

Kesimpulan: Damai atau Kembali Memanas?

Perundingan di Islamabad menjadi momen krusial. Jika berhasil, dunia bisa melihat stabilitas baru di Timur Tengah. Namun jika gagal, konflik berpotensi kembali meledak—bahkan dengan dampak yang lebih luas, mulai dari krisis energi hingga gejolak ekonomi global.

Saat ini, dunia menahan napas. Semua mata tertuju pada satu pertanyaan besar: apakah diplomasi mampu mengalahkan konflik?

@uli

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.