Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Arus Kendaraan di Nagreg Meningkat, One Way Diberlakukan

Desi Rossilawati
Rabu, 2 April 2025 | 20:10 WIB
Bagikan
Arus Kendaraan di Nagreg Meningkat, One Way Diberlakukan
VISI.NEWS | BANDUNG - Arus kendaraan di Jalan Raya Bandung-Garut, tepatnya di Kampung Ciherang, Kecamatan Nagreg, mengalami kepadatan pada Rabu (2/4/2025) malam. Untuk mengurai kemacetan, polisi memberlakukan sistem one way secara terbatas guna memperlancar arus dari Kadungora, Garut, menuju Bandung. Kasat Lantas Polresta Bandung, Kompol Danu Raditya Atmaja, menjelaskan bahwa lonjakan kendaraan ini disebabkan oleh banyaknya masyarakat yang kembali dari kawasan wisata Garut. Oleh karena itu, pihak kepolisian telah mengantisipasi titik-titik rawan kepadatan lalu lintas. "Iya, sudah mulai padat, betul. Karena memang dari jalur-jalur wisata Garut ini sudah mulai kembali. Sehingga kita juga mengantisipasi beberapa titik-titik yang bisa menjadi trouble spot atau titik Kepadatan," kata Danu, Rabu (2/4/2025). Polisi juga berkoordinasi dengan Polres Garut untuk melakukan rekayasa lalu lintas, termasuk sistem buka-tutup. Hal ini dilakukan agar kendaraan dari Garut dapat lebih cepat mengarah ke Bandung. "Iya tadi sudah berkoordinasi, permintaan dari Polres Garut untuk menguras kendaraan yang ada di daerah Garut, kembali lagi menuju ke arah Bandung. Dari jalur wisata, dari kota Garut, sudah dilaksanakan CB buka tutup. Di laksanakan satu kali yang mengarah Bandung dialirkan," imbuhnya. Danu menyebutkan bahwa jumlah kendaraan yang melintas dari arah barat ke timur meningkat menjadi 59 ribu unit, dibandingkan hari sebelumnya yang hanya 42 ribu unit. Sementara itu, jumlah kendaraan dari Garut menuju Bandung juga mengalami kenaikan drastis dari 15 ribu menjadi 37 ribu kendaraan. Ia mengatakan untuk kembalinya masyarakat ke arah barat itu kemungkinan besar didominasi oleh arus wisata dari Garut. Untuk mengurangi kepadatan di wilayah Nagreg, kendaraan dari arah timur diarahkan menuju Gate Tol Cileunyi, sementara kendaraan roda dua dialihkan ke Cinunuk Kota dan Cibeusi, Sumedang. @ffr

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.