Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026 Prabowo ke Lokasi Gempa NTT, Pastikan Penanganan Cepat dan Terkoordinasi 26 Aug 2026 Melchias Markus Mekeng Ingatkan Risiko Salah Sasaran Pembatasan Pertalite Berbasis Desil 26 Aug 2026 Bank Mandiri Sampaikan Permintaan Maaf, Rekening Botok Dibuka 26 Aug 2026 TPA Cioray Tasikmalaya Terbakar, Lima Hektare Terdampak 26 Aug 2026 Satu dari Tiga Korban Pantai Karangpapak Ditemukan Meninggal 26 Aug 2026 Hadiri Pesta Biru, Farhan, "Kalau lihat dari pemain, optimis pisan" 26 Aug 2026 UAJY Raih Hibah United Board 2026, Bersama AMSI Perkuat Jurnalisme Biodiversitas 26 Aug 2026 7 Tempat Makan Enak Dekat Stasiun Padalarang 26 Aug 2026 Pendakian Gunung Lincing Malang Ditutup akibat Kebakaran Hutan 26 Aug 2026 Pendaftaran TKA SMA 2026 Dibuka hingga 27 September, Ini Syaratnya 26 Aug 2026

Arif Rahman Apresiasi Program Kementan Cetak Sawah Segera Capai Target

Desi Rossilawati
Senin, 24 Maret 2025 | 16:25 WIB
Bagikan
Arif Rahman Apresiasi Program Kementan Cetak Sawah Segera Capai Target
VISI.NEWS | JAKARTA - Komisi IV DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Pertanian (Kementan) dalam program cetak sawah yang dinilai semakin mendekati target yang ditetapkan. Apresiasi itu disampaikan Anggota Komisi IV DPR dari Fraksi Nasdem, Arif Rahman, dalam rapat kerja Komisi IV DPR bersama Bapanas, Sekjen Kementan, Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Dirjen Hortikultura Kementan, Dirjen Perkebunan Kementan, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian, Dirut Perum BULOG, Dirut PT. Pupuk Indonesia (Persero), dan Dirut PT. Rajawali Nusantara Indonesia (Persero)/Holding Pangan/ID FOOD beserta anak perusahaan. Awalnya, Arif menekankan pentingnya sinkronisasi antara departemen dan badan usaha terkait, agar program ini bisa berjalan dengan efektif. "Kami ingin memberikan catatan bahwa sinkronisasi antar departemen dan badan-badan usaha yang ada ini juga harus bisa berjalan baik dan efektif. Dan tadi disampaikan oleh Pak Soni dari PDIP selalu ada ancaman-ancaman, ini kan jangan sampai kinerja dari BUMN yang membidangi pertanian ini juga bisa terganggu kinerjanya," ujar Arif di Ruang Rapat Komisi IV DPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin (24/3/2025). Menurut Arif, langkah Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman yang terus berupaya mewujudkan target cetak sawah patut dihargai. Salah satunya adalah pencapaian di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, yang telah mengontrak 63 ribu hektare lahan pertanian dari target 75 ribu hektare. "kami sebenernya mengapresiasi sih langkah Menteri Pertanian yang memang berusaha untuk mencetak sawah kan gitu kan, ya mudah-mudahan kita berdoa semua hasilnya bisa lebih baik, ya seperti di Kalteng di Kapuas kemarin dari target 75 ribu sudah tercapai 63 ribu hektare lahan pertanian yang sudah dikontrak dan bisa dikerjakan,” kata Legislator Nasdem ini. Legislator Dapil Banten I ini pun mengingatkan pentingnya komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tercukupi, terutama di tengah tantangan ekonomi yang semakin berat. “Ya mudah-mudahan kita optimis bahwa itu bisa menjadi salah satu langkah untuk suatu swasembada pangan yang diharapkan oleh Bapak Presiden kita,” tegasnya. Arif juga mencatat pesan mendalam yang disampaikan Presiden Prabowo Subianto saat mengundang Ustaz Adi Hidayat dalam acara Ramadhan baru-baru ini, yang menurutnya mengandung makna yang sangat dalam untuk dijadikan bahan refleksi oleh seluruh pihak terkait. "Karena ini urusan masa depan kita, urusan perut ini, ini semuanya masalah kesejahteraan rakyat. Jadi saya berharap harus lebih serius lagi lebih konsentrasi supaya jangan sampai apa yang kita lakukan yang menjadi korban adalah masyarakat banyak," katanya. “Masyarakat sudah ditekan pajak dan lain-lain tapi kebutuhan pokoknya tidak terpenuhi, nah ini menjadi masalah. Jangan sampai kita melihat situasi ini baik-baik saja, dan saya berharap situasi baik-baik saja. Supaya pemerintahan berjalan dengan baik dan efektif, terutama di kementerian pertanian,” demikian Arif. @givary

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.