Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026 Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 12 Jul 2026 Survei: Pendapatan Tak Menentu Jadi Hambatan Utama Menabung Haji 12 Jul 2026 Kemnaker Gandeng bank bjb Tingkatkan Kompetensi SDM 12 Jul 2026 PGE Cetak Nilai Tambah Rp5,15 Miliar lewat Transformasi Digital 12 Jul 2026 OCBC Perkuat Layanan Wealth Management Wealth Management OCBC Fokus pada Solusi Menyeluruh 12 Jul 2026 Pembiayaan Digital Kian Diminati, SPayLater Dorong Akses Keuangan yang Aman dan Inklusif 12 Jul 2026 Legenda Timnas Argentina Antonio Rattin Meninggal Dunia 12 Jul 2026 Jans Park Tawarkan 34 Wahana dengan Tiket Mulai Rp80 Ribu 12 Jul 2026 Sebanyak 28 Kampus Dilibatkan Percepat Sertipikasi Tanah Wakaf Sulsel 12 Jul 2026 Festival Pekan Kunang-Kunang Kebudayaan Edukasi Masyarakat Peduli Lingkungan 12 Jul 2026

Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

ED
PN
Minggu, 12 Juli 2026 | 21:16 WIB
Bagikan
Argentina Tantang Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026

VISI.NEWS – Semifinal Piala Dunia 2026 dipastikan menghadirkan duel klasik antara Argentina dan Inggris setelah kedua tim sama-sama meraih kemenangan dramatis melalui babak perpanjangan waktu pada laga perempat final yang berlangsung Minggu dini hari.

Argentina memastikan tempat di empat besar usai mengalahkan Swiss dengan skor 3-1 setelah perpanjangan waktu. Sementara Inggris menyusul langkah La Albiceleste setelah menundukkan Norwegia 2-1, juga melalui babak tambahan usai kedua tim bermain imbang 1-1 selama waktu normal.

Kemenangan Argentina disambut penuh sukacita oleh para pemain dan pendukung yang memenuhi stadion. Usai laga, skuad asuhan Lionel Scaloni merayakan keberhasilan mereka bersama ribuan suporter.

Media Argentina, TyC Sports, melaporkan para pemain ikut menyanyikan yel-yel bersama pendukung sebagai bentuk antusiasme menyambut laga semifinal melawan Inggris. Salah satu chant yang terdengar berbunyi, "Siapa yang tidak melompat, dia orang Inggris."

Argentina sempat kesulitan menembus pertahanan disiplin Swiss selama waktu normal. Kebuntuan akhirnya pecah pada babak tambahan ketika Julián Álvarez mencetak gol indah yang membawa timnya unggul.

Keunggulan tersebut membuat permainan Argentina semakin berkembang. Lautaro Martínez kemudian memastikan kemenangan melalui gol ketiga yang mengakhiri perlawanan Swiss sekaligus mengantar juara bertahan itu ke semifinal.

Di sisi lain, Inggris juga harus bekerja keras menghadapi Norwegia. Setelah bermain imbang 1-1 selama 90 menit, The Three Lions akhirnya memastikan kemenangan 2-1 pada babak perpanjangan waktu untuk mengamankan tiket ke semifinal.

Laga Argentina kontra Inggris dijadwalkan berlangsung pada Rabu mendatang di Atlanta, Amerika Serikat. Pemenang pertandingan tersebut akan melaju ke partai final dan menghadapi pemenang semifinal lainnya yang mempertemukan Prancis melawan Spanyol.

Pertemuan Argentina dan Inggris dipastikan menjadi salah satu pertandingan paling dinantikan di Piala Dunia 2026. Selain mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, duel ini juga memiliki sejarah panjang yang sarat rivalitas.

Rivalitas kedua negara tidak hanya lahir dari lapangan hijau, tetapi juga dipengaruhi hubungan historis sejak Perang Falkland atau Kepulauan Malvinas pada 1982, yang menambah tensi setiap kali kedua tim bertemu.

Salah satu pertandingan paling bersejarah antara Argentina dan Inggris terjadi pada perempat final Piala Dunia 1986 di Meksiko. Saat itu, Diego Maradona menjadi pahlawan kemenangan Argentina dengan skor 2-1 melalui dua gol ikonik.

Gol pertama Maradona dikenal sebagai "Hand of God" karena tercipta menggunakan tangan, sementara gol keduanya dikenang sebagai "Goal of the Century" setelah melewati sejumlah pemain Inggris sebelum mencetak gol.

Sejak saat itu, setiap pertemuan Argentina dan Inggris selalu menarik perhatian dunia sepak bola karena tidak hanya mempertaruhkan tiket menuju babak berikutnya, tetapi juga membawa gengsi besar yang telah terbangun selama puluhan tahun.

Semifinal di Atlanta pun diperkirakan akan berlangsung sengit. Argentina datang dengan status juara bertahan dan berambisi mempertahankan gelar, sedangkan Inggris bertekad mengakhiri penantian panjang mereka untuk kembali meraih trofi Piala Dunia.

Komentar (0)

Tulis Komentar

Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

VisiNews Club

Nikmati Berita Tanpa Batas & Benefit Eksklusif!

Dapatkan Kaos & Merchandise eksklusif setiap bulan dengan berlangganan Visi News.