Api Padam Setelah Dua Hari, Tragedi Apartemen Hong Kong Jadi Terburuk dalam Puluhan Tahun
“Setelah polistirena terbakar, suhu tinggi menyebabkan jendela pecah dan api masuk ke dalam ruangan,” tambahnya.
Tang juga mengungkapkan bahwa ketika perancah bambu ikut terbakar dan runtuh, kobaran api semakin cepat merambat ke lantai-lantai lain.
Suhu di dalam bangunan bahkan dilaporkan mencapai lebih dari 500 derajat Celsius. Meski demikian, ia menegaskan bahwa jaring pelindung yang digunakan telah memenuhi standar keselamatan. Namun, penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab kebakaran diperkirakan membutuhkan waktu hingga tiga sampai empat minggu.
Sementara itu, Direktur Layanan Pemadam Kebakaran Hong Kong, Andy Yeung, mengungkapkan fakta mengejutkan bahwa sistem alarm kebakaran di seluruh gedung Wang Fuk Court tidak berfungsi saat kejadian.
“Tidak diketahui apakah sistem alarm beroperasi saat insiden terjadi,” ujarnya.
Pernyataan tersebut memperkuat kesaksian para penghuni yang mengaku tidak mendengar bunyi alarm saat kebakaran mulai terjadi. Yeung menegaskan bahwa pihak berwenang akan menindaklanjuti temuan ini melalui jalur hukum. @ffr
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!