Api Melalap Lahan Perhutani dan Milik Warga di Sukabumi
Kebakaran di lahan Perhutani di Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi./visi.news/ist.
VISI.NEWS – Kebakaran lahan terjadi di dua lokasi berbeda di Kabupaten Sukabumi dalam waktu berdekatan. Kebakaran terjadi di Kecamatan Jampangtengah dan Kecamatan Simpenan.
Di Kecamatan Jampangtengah, kebakaran melanda kawasan Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (8/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Sukabumi, lahan Perhutani yang terbakar diperkirakan mencapai 18 hektare. Lahan tersebut merupakan lahan kosong bekas tebangan.
Hingga Minggu (9/8/2026), berdasarkan pantauan BPBD, api masih berpotensi merembet ke lahan Perhutani lainnya.
Penanganan dilakukan P2BK Jampangtengah bersama Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, Damkar Pos Cikembar, perangkat desa, Tagana, Babinsa, Babinkamtibmas, Satpol PP, relawan, dan masyarakat.
Sementara itu, kebakaran lahan juga terjadi di Kampung Lembur Sawah RT 14/RW 03, Desa Cibuntu, Kecamatan Simpenan, Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 18.00 WIB.
Kebakaran di lokasi tersebut menghanguskan lahan kosong seluas sekitar 5.000 meter persegi milik warga.
Api sempat berada sekitar lima meter dari permukiman warga. Kondisi tersebut membuat sekitar 30 rumah terancam, sebelum akhirnya kobaran api berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran bersama masyarakat yang bergotong royong.
P2BK Simpenan kemudian melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pemerintah desa, petugas pemadam kebakaran, serta RT dan RW setempat.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam dua kejadian kebakaran tersebut. Saat ini api telah berhasil dipadamkan dan petugas melakukan pendinginan di area lahan yang terbakar.
Dua kejadian kebakaran di Jampangtengah serta Simpenan, sama-sama diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran oleh orang yang tidak bertanggung jawab.
Berita Terkait
Komentar (0)
Tulis Komentar
Belum ada komentar untuk artikel ini. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!